
PT Jetour Sales Indonesia (JSI) mencoba membuktikan kemampuan SUV Jetour T2. Mereka menggelar media test drive untuk merasakan kenyamanan berkendara di perkotaan dan kefleksibelan di lintasan off-road
JawaPos.com - Setelah resmi meluncur di pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) beberapa waktu lalu, PT Jetour Sales Indonesia (JSI) mencoba membuktikan kemampuan SUV Jetour T2. Mereka menggelar media test drive untuk merasakan kenyamanan berkendara di perkotaan dan kefleksibelan di lintasan off-road. Bagaimana impresinya?
Sentuhan pertama di balik kemudi Jetour T2 langsung memberi kesan berbeda. Bagi pengemudi dengan pengalaman terbatas di lintasan off-road, SUV bergaya boxy ini justru menghadirkan rasa percaya diri sejak roda mulai meninggalkan aspal.
Posisi duduk yang ergonomis, pandangan luas dari kaca depan, serta visibilitas yang minim gangguan membuat kontrol kendaraan terasa intuitif, meski medan benar-benar menantang.
Lintasan tanah basah dan berlumpur yang dilalui bukan sekadar jalur uji coba ringan, kategorinya bisa dibilang medium off-road. Permukaan licin dan genangan lumpur menuntut distribusi tenaga yang presisi. Saat driving mode diaktifkan pada mode Mud, respons Jetour T2 terasa berubah.
Mesin dan sistem penggerak langsung menyesuaikan penyaluran tenaga ke keempat roda, memungkinkan kendaraan melaju stabil hanya dengan sentuhan ringan di pedal gas. Di titik ini, SUV ini tak lagi terasa seperti kendaraan besar yang canggung, melainkan lincah dan patuh pada setiap input pengemudi.
Kemampuan tersebut tak lepas dari sistem XWD Jetour yang bekerja adaptif. Sistem ini mengatur traksi secara real-time sesuai kondisi permukaan jalan, menjaga kestabilan saat roda mulai kehilangan cengkeraman.
Dukungan 7+X Intelligent Driving Modes memberi fleksibilitas tambahan bagi pengemudi untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan medan yang dihadapi, mulai dari jalan tanah hingga lintasan dengan genangan air.
Pengalaman di jalur off-road ini memperkuat klaim Jetour bahwa T2 dirancang bukan hanya untuk tampil tangguh, tetapi juga fungsional. Vice President PT Jetour Sales Indonesia Caroline Ling menegaskan filosofi Travel+ pada Jetour T2 dimana kendaraan memadukan desain stylish, teknologi canggih, dan kenyamanan optimal.
Menariknya, karakter off-road ini tidak mengorbankan kenyamanan. Setelah keluar dari lintasan tanah, Jetour T2 kembali menunjukkan sisi lain sebagai SUV harian. Suspensi terasa seimbang, minim limbung, dan tetap nyaman di kondisi stop and go.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah menyebut pendekatan itu sebagai upaya menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan satu kendaraan untuk berbagai peran. "Melalui Jetour T2, kami ingin membuktikan bahwa kapabilitas berkendara di berbagai medan tidak harus mengorbankan kenyamanan harian," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022