
Geely EX5. (Istimewa)
JawaPos.com - Geely Auto Indonesia baru saja merilis pembaruan perangkat lunak untuk semua pemilik Geely EX5 di Indonesia, yang berlaku efektif mulai 23 Oktober 2025. Pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan tiga aspek penting, yakni integrasi Apple CarPlay yang lebih baik, penyempurnaan sistem peringatan suara kecepatan rendah (AVAS), dan dukungan bahasa yang lebih luas.
Program peningkatan global untuk lini EX5 ini sudah dimulai sejak pertengahan Agustus 2025, dan langkah ini memperkuat komitmen Geely untuk terus menyajikan teknologi mobilitas yang cerdas dan inovatif secara global.
Yusuf Anshori, Brand Director Geely Auto Indonesia, menjelaskan bahwa fitur-fitur baru ini dikembangkan berdasarkan umpan balik langsung dari pengguna dan wawasan pasar untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
“Fitur-fitur baru ini dikembangkan berdasarkan insight pasar dan masukan langsung dari pengguna, sehingga mampu meningkatkan kenyamanan berkendara. Dilengkapi teknologi canggih seperti ADAS Level 2 serta sistem infotainment Flyme Auto berlayar sentuh 15,4 inci, Geely EX5 menawarkan pengalaman berkendara modern yang aman dan intuitif,” kata Yusuf dalam keterangannya, Kamis (23/10).
Berbagai fitur baru yang ditambahkan bertujuan untuk memperkaya dan mempermudah pengalaman berkendara. Integrasi Apple CarPlay kini lebih mulus dengan dukungan tombol kontrol suara di setir dan aktivasi sekali sentuh, mempermudah pengguna untuk navigasi, memutar musik dari layanan seperti Spotify dan Apple Music, atau melakukan panggilan suara.
Selain itu, Geely juga melakukan optimalisasi pada AVAS (Low-Speed Alert) dengan menurunkan volume suara. Hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pejalan kaki tanpa mengurangi kenyamanan pengemudi dan penumpang di dalam kabin.
Dukungan bahasa juga diperluas, dengan peningkatan pada Bahasa Inggris dan sistem multibahasa lainnya, demi interaksi yang lebih personal dan nyaman.
Inovasi juga mencakup arsitektur kelistrikan terbaru, GEEA 3.0, yang membuat sistem kontrol kendaraan lebih efisien dan ringkas. Sistem ini telah disederhanakan dari 14 modul terpisah menjadi hanya dua modul utama dalam sistem terpusat bernama “Central Super Brain + regional control.”
Teknologi ini terhubung secara real-time, memastikan setiap fitur kendaraan beroperasi lebih lancar, cepat, dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan pasar yang berbeda, termasuk di Indonesia.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
