Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Oktober 2025 | 17.16 WIB

Honda Tambah Investasi ke Platform Helm.ai, Percepat Era Mobil Otonom Berbasis AI

Teknologi AI untuk fitur berkendara otonom serius dikembangkan oleh Honda. - Image

Teknologi AI untuk fitur berkendara otonom serius dikembangkan oleh Honda.

JawaPos.com - Honda Motor Co., Ltd. terus memperkuat langkahnya menuju era kendaraan otonom. Raksasa otomotif asal Jepang itu mengumumkan investasi tambahan pada Helm.ai, startup asal California yang dikenal dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) berbasis unsupervised learning, sistem yang mampu belajar tanpa data pelatihan tradisional.

Langkah ini menandai babak baru kolaborasi strategis antara Honda dan Helm.ai dalam mengembangkan sistem berkendara otonom (AD) dan sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) generasi selanjutnya, dengan pendekatan end-to-end (E2E). 

Teknologi ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh proses, dari persepsi lingkungan hingga pengendalian kendaraan, sehingga mobil dapat mengambil keputusan secara mandiri dan lebih aman di berbagai kondisi jalan.

Kerja sama Honda dan Helm.ai bukan hal baru. Kedua perusahaan telah bermitra sejak 2019 melalui program inovasi terbuka Honda Xcelerator. Pada 2022, Honda melakukan investasi awal yang memperkuat kolaborasi riset dan pengembangan berbasis AI.

Puncaknya, pada Juli 2025, keduanya menandatangani perjanjian pengembangan jangka panjang untuk mempercepat integrasi arsitektur E2E AI ke dalam sistem AD/ADAS Honda.

Teknologi milik Helm.ai, termasuk Deep Teaching dan kemampuan generative AI, menjadi fondasi utama dalam proyek ini. Dengan itu, Honda berharap bisa mengembangkan sistem bantuan pengemudi yang lebih cerdas, diklaim mampu mengendalikan akselerasi dan kemudi dengan lebih natural, baik di jalan tol maupun di perkotaan.

Honda sendiri menargetkan teknologi AD/ADAS generasi baru ini mulai diterapkan secara luas pada model kendaraan listrik (EV) dan hybrid utamanya di pasar Amerika Utara dan Jepang sekitar tahun 2027.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi global Honda untuk mempercepat transformasi menuju kendaraan berbasis perangkat lunak atau Software-Defined Vehicle (SDV).

Mahito Shikama, Operating Executive Honda Motor Co., Ltd. sekaligus Kepala Unit Pengembangan Bisnis SDV, mengatakan investasi tambahan ini menjadi “langkah penting menuju sistem AD/ADAS yang lebih aman, andal, dan orisinal.

“Melalui kolaborasi dengan Helm.ai, kami mempercepat pengembangan teknologi AI yang meningkatkan kepraktisan sistem berkendara otonom kami, sekaligus memberikan pengalaman mobilitas yang penuh kejutan dan inspirasi bagi pelanggan Honda di seluruh dunia,” ujar Shikama melalui keterangannya.

CEO Helm.ai, Vladislav Voroninski, juga menegaskan semangat yang sama.

“Dengan menggabungkan keahlian teknik Honda dengan perangkat lunak AI modular end-to-end serta teknologi Deep Teaching™ milik kami, kami mempercepat pengembangan sistem AD/ADAS generasi baru yang siap diproduksi massal,” katanya.

Diyakini bahwa investasi ini bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi juga langkah strategis Honda untuk mewujudkan visi 'zero traffic collision fatalities by 2050',  dunia tanpa korban jiwa akibat kecelakaan yang melibatkan kendaraan Honda.

Melalui pendekatan berbasis AI dan otonomi penuh, Honda berharap bisa menghadirkan sistem berkendara yang bukan hanya canggih, tetapi juga lebih aman, efisien, dan manusiawi.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore