Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Agustus 2025 | 09.20 WIB

Motor Susah Nyala Gara-Gara Karburator Banjir? Kenali 9 Penyebab dan Solusinya Biar Nggak Bikin Repot

Ilustrasi Karburator Motor. (Istimewa). - Image

Ilustrasi Karburator Motor. (Istimewa).

JawaPos.com - Pernah tiba-tiba motor kamu susah banget dinyalain padahal bensin penuh? Bisa jadi karburatornya lagi banjir.

Ciri-cirinya gampang dikenali. Biasanya body karburator terlihat basah karena bensin keluar lewat lubang hawa, dan bahan bakar susah masuk ke ruang bakar. Kalau sudah begini, mesin jadi brebet bahkan mogok.

Masalah karburator banjir ini jangan dianggap sepele. Selain bikin motor rewel, bensin juga jadi boros.

Ada banyak penyebab kenapa karburator bisa banjir, mulai dari kesalahan kecil pas servis sampai kerusakan komponen yang serius. 

Yuk, cari tahu 9 penyebabnya supaya kamu bisa segera atasi sebelum motor makin parah, seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.

1. Salah Merakit Karburator

Kalau karburator salah dirakit, misalnya setelah servis di bengkel yang bukan resmi, pelampung bisa terjepit. Akibatnya, jarum pelampung nggak berfungsi dan bensin terus ngalir sampai meluber. Solusinya, bongkar ulang dan pasang di bengkel terpercaya.

2. Kran Bensin Rusak

Keran bensin seharusnya bisa buka-tutup aliran bahan bakar. Kalau rusak, bensin akan terus ngalir meski mesin mati. Akhirnya karburator jadi banjir. Jalan keluarnya cuma ganti kran bensin baru.

3. Jarum Pelampung Aus atau Kotor

Jarum pelampung fungsinya nutup saluran bensin pas sudah penuh. Kalau aus atau ketutup kotoran, saluran nggak bisa nutup sempurna. Kalau aus, ganti baru. Kalau cuma kotor, cukup dibersihin.

4. Spring Needle Valve Patah

Jarum pelampung bisa patah di bagian sambungannya, apalagi kalau pakai pelampung plastik. Kalau patah, kamu harus ganti satu paket sama pelampung barunya.

5. Salah Menyetel Pelampung Karburator

Pelampung harus disetel pas. Kalau terlalu rendah, bensin bisa meluber lewat selang buang. Jadi pastikan setelannya benar supaya bensin tetap stabil.

6. Pelampung Karburator Bocor

Kalau pelampung bocor, dia nggak bisa ngapung lagi. Akibatnya, bensin nggak terkontrol dan banjir. Sayangnya ini nggak bisa diperbaiki, jadi harus ganti pelampung baru.

7. Seal Mangkok Karburator Mengeras

Seal karet di mangkuk karburator kalau udah keras nggak bisa nutup rapat lagi. Hasilnya bensin rembes keluar. Solusinya, ganti seal baru (biasanya sepaket sama jarum pelampung).

8. Selang Pembuangan Bermasalah

Selang pembuangan yang longgar atau mampet bisa bikin bensin nggak keluar normal. Akhirnya malah tumpah ke body karburator. Jadi, pastikan selang dipasang kenceng dan nggak tersumbat.

9. Karburator Sudah Rusak

Kalau motor kamu udah tua, karburator bisa rusak karena karat atau kerak. Kalau sudah parah, dibersihin aja nggak cukup. Mau nggak mau harus ganti karburator baru.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore