Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 23.33 WIB

Jangan Asal Isi Angin Ban Kendaraan, Ini 5 Alasan Kenapa Nitrogen Lebih Baik dari Angin Biasa

Ilustrasi: Mengisi ulang angin ban sepeda motor. (Motorcycle). - Image

Ilustrasi: Mengisi ulang angin ban sepeda motor. (Motorcycle).

JawaPos.com - Banyak pengendara masih berpikir kalau isi ban dengan angin biasa atau nitrogen itu sama saja. Padahal, faktanya nitrogen punya banyak keunggulan yang bisa bikin perjalanan lebih aman, nyaman, sekaligus membuat ban jauh lebih awet. 

Tidak heran kalau sekarang banyak bengkel resmi maupun modern yang merekomendasikan penggunaan nitrogen dibanding angin biasa.

Dengan tekanan yang lebih stabil, suhu yang terjaga, sampai perlindungan ekstra terhadap ban dan velg, nitrogen jelas memberikan keuntungan jangka panjang. 

Kalau kamu ingin ban motor atau mobil tetap awet dan performa berkendara meningkat, sebaiknya mulai pertimbangkan isi ban dengan nitrogen. Berikut lima kelebihan utamanya seperti dirangkum dari laman Wuling Indonesia.

1. Daya Cengkram Lebih Baik dan Ban Lebih Tahan Lama

Ban yang diisi nitrogen cenderung memiliki suhu lebih rendah dan stabil saat digunakan. Kondisi ini membuat karet ban tidak cepat memuai sehingga daya cengkram ban terhadap permukaan jalan lebih optimal. 

Hasilnya, kendaraan lebih stabil saat melaju, baik di jalan basah maupun kering. Selain itu, karena tekanan dan suhu lebih terkontrol, ban juga tidak cepat aus, sehingga umur pakainya bisa lebih panjang dibanding ban yang diisi angin biasa.

2. Tekanan Ban Jauh Lebih Stabil

Nitrogen tidak mudah terkontaminasi dengan uap air atau terpengaruh oleh perubahan suhu lingkungan. Inilah yang membuat tekanan ban lebih konsisten dalam jangka waktu lama. 

Kalau pakai angin biasa, ban sering kempes karena oksigen bercampur dengan uap air yang bisa berubah volumenya tergantung suhu.

Dengan nitrogen, kamu tidak perlu sering-sering mampir ke pom bensin hanya untuk isi angin, karena tekanan ban bisa bertahan lebih lama.

3. Ukuran dan Bentuk Ban Tetap Terjaga

Salah satu masalah dari ban yang diisi angin biasa adalah lebih cepat kempes sehingga bentuk ban berubah. Kalau dibiarkan, hal ini bisa menyebabkan dinding ban lebih cepat retak atau bahkan pecah. 

Dengan nitrogen, tekanan dalam ban jauh lebih stabil, sehingga ukuran dan bentuk ban tetap terjaga. Hal ini sangat penting untuk menjaga kenyamanan berkendara sekaligus mengurangi risiko kerusakan dini pada ban.

4. Mencegah Oksidasi pada Ban dan Velg

Angin biasa mengandung oksigen yang bisa menyebabkan oksidasi atau karat, baik pada lapisan dalam ban maupun pada velg. Lama-kelamaan hal ini bisa merusak struktur ban dan membuat velg lebih cepat korosi. 

Nitrogen, sebaliknya, adalah gas inert yang tidak bereaksi dengan material ban maupun velg. Dengan begitu, penggunaan nitrogen bisa memperpanjang usia ban sekaligus menjaga velg tetap awet dan bebas dari karat.

5. Temperatur Ban Lebih Stabil saat Kecepatan Tinggi

Ketika kendaraan melaju kencang, ban akan mengalami gesekan dan tekanan yang meningkatkan suhunya.

Ban yang diisi angin biasa biasanya lebih cepat panas, sehingga karet menjadi melunak dan aus lebih cepat. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore