
Dari kiri, Ustadz Felix Siauw, Ustadz Derry Sulaiman, dan dokter Richard Lee. (Instagram Derry Sulaiman)
JawaPos.com - Sertifikat mualaf Richard Lee resmi dicabut. Pencabutan tersebut dilakukan oleh Mualaf Center Indonesia selaku pihak yang mengeluarkan sertifikat.
Hanny Kristianto selaku Sekretaris Jenderal Mualaf Center Indonesia mengungkapkan sedikitnya 3 alasan terkait pencabutan sertifikat mualaf milik Richard Lee.
Pertama, sertifikat mualaf dicabut karena sertifikat yang telah dikeluarkan atas nama Richard Lee tidak digunakan untuk mengurus berkas atau dokumen pribadi.
"Alasan dicabutnya sertifikat itu karena sertifikat yang dikeluarkan tidak digunakan untuk mengurus dokumen. Karena sampai saat ini, KTP yang bersangkutan masih Katolik," ujar Hanny Kristianto dalam keterangannya.
Dia menegaskan bahwa tidak dimanfaatkannya sertifikat mualaf oleh Richard Lee membawa dampak yang serius kepada yang bersangkutan apabila meninggal dunia. Keluarga atau orang terdekatnya akan memakamkannya sesuai dengan agama yang tertera dalam KTP.
Alasan kedua, pencabutan sertifikat dilakukan karena khawatir digunakan tidak sebagaimana mestinya. Misalnya, sertifikat mualaf itu digunakan oleh Richard Lee untuk menyerang pihak lain dalam urusan perkara hukum.
"Kami tidak mau sertifikat mualaf ini justru dijadikan barang bukti atau bahan di pengadilan untuk saling menyerang dengan sesama muslim. Karena sempat ada pernyataan, 'ini akan kita pakai untuk konstruksi hukum'," tutur Hanny.
Jika sertifikat itu digunakan untuk menyerang pihak lawan oleh Richard Lee, Mualaf Center Indonesia selaku pihak yang mengeluarkan sertifikat bisa ikut terseret ke dalam permasalahan hukum. Hal itu yang tidak diinginkan dan berusaha diantisipasi.
"Sertifikat itu kegunaannya untuk mengurus administrasi ya. Misalnya mengganti agama di kolom KTP, untuk menikah, atau mengurus surat kematian," paparnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
