Sejumlah pengendara melintasi banjir di jalan Kembangan Selatan, Jakarta, Senin (7/7/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com-Jakarta dan sekitarnya belakangan ini kembali akrab dengan genangan air. Anomali cuaca yang bikin hujan turun dalam waktu lama dan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah wilayah di Jabodetabek kembali dilanda banjir.
Nggak cuma bikin jalanan tergenang dan aktivitas tersendat, motor-motor yang terpaksa nyemplung banjir pun jadi korban.
Nah, buat kamu yang motornya sempat "berenang" di genangan air, ada satu hal penting yang wajib banget kamu perhatikan setelahnya: ganti oli alias flushing!
Kenapa? Karena air dan oli itu bukan pasangan serasi. Kalau oli sampai tercampur air, siap-siap saja performa mesin motormu jadi ngadat. Alih-alih melumasi komponen mesin, oli yang terkontaminasi justru bisa bikin karat, overheat, bahkan kerusakan parah di dalam mesin.
Flushing, Jangan Ditunda
Sebenarnya proses pembilasan oli ini bukan sesuatu yang wajib dilakukan rutin. Tapi dalam kondisi darurat seperti motor terendam banjir, flushing itu hukumnya nyaris wajib. Ini bukan cuma sekadar buang oli lama dan ganti baru, tapi benar-benar membersihkan sisa oli dan air yang bercampur di dalam mesin.
Prosesnya sendiri harus dilakukan dengan hati-hati dan idealnya dikerjakan oleh mekanik profesional. Soalnya, kalau asal-asalan malah bisa merusak komponen mesin yang lain.
Bahaya Kalau Dibiarkan
Kalau kamu cuek dan nggak buru-buru ganti oli setelah motor kebanjiran, siap-siap saja menghadapi sederet risiko. Mulai dari suara mesin yang kasar, tenaga motor berkurang, sampai mogok mendadak di tengah jalan. Dan lebih parahnya lagi, komponen mesin bisa rontok satu per satu karena pelumasan tidak optimal.
Bayangkan saja, kamu harus keluar biaya lebih mahal untuk bongkar mesin, ganti onderdil, atau bahkan beli mesin baru. Padahal semua itu bisa dicegah hanya dengan langkah sederhana: flushing oli tepat waktu.
Jangan Asal Ganti, Harus Tuntas!
Flushing bukan cuma ganti oli satu kali. Biasanya proses ini dilakukan dua sampai tiga kali untuk memastikan oli lama yang tercampur air benar-benar bersih dari dalam mesin. Baru setelah itu diisi oli baru yang segar.
Kalau mau aman, serahkan ke bengkel yang sudah terbiasa menangani motor habis kebanjiran. Jangan lupa cek juga komponen lain seperti filter udara, busi, dan CVT kalau motormu matic.
Intinya, kalau motormu sempat “berenang” bareng arus banjir, jangan anggap enteng. Segera bawa ke bengkel dan lakukan flushing. Biar motor tetap sehat, performa oke, dan kamu nggak harus merogoh kocek lebih dalam di kemudian hari.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
