Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Maret 2025 | 22.59 WIB

Nggak Pernah Ada Warna Lain, Ini Dia Alasan Kenapa Ban Kendaraan Selalu Berwarna Hitam

Ilustrasi: Ban bekas berubah jadi limbah yang berbahaya untuk lingkungan. (AZoCleantech).

 
JawaPos.com - Pernahkah Anda membayangkan, atau sekadar iseng bertanya-tanya, kenapa ban kendaraan, motor atau mobil selalu berwarna hitam? Memang nggak ada warna lainnya, kenapa harus hitam.
 
Menurut KBBI, ban merupakan benda bulat yang terbuat dari karet yang dipasang melingkar pada roda, seperti pada sepeda, mobil, dan jenis kendaraan lainnya. Dengan bahan dasar terbuat dari karet, maka secara alamiah, sebuah ban memiliki warna putih susu.
 
Pada sekitar tahun 1980 an, ban yang beredar di kalangan masyarakat atau yang digunakan oleh kendaraan pada masa itu pun memiliki warna putih. Namun seiring berjalannya waktu, ban yang semula berwarna putih berubah menjadi warna hitam. Perubahan warna ban dari putih ke hitam memiliki beberapa alasan.
 
Melansir DFSK, ban berwarna hitam berasal dari campuran karbon hitam (black carbon) yang digunakan saat proses pembuatannya. Karbon hitam merupakan sebuah bahan kimia yang berasal dari minyak bumi dan dipadukan dengan zat lainnya sehingga terbentuk tapak dari sebuah ban. 
 
Proses pencampuran antara karet sebagai bahan dasar dengan karbon hitam membuat ban berubah warna dari putih menjadi warna hitam. Hitam yang bersumber dari black carbon ini dipilih sebagai warna dari sebuah ban muncul dengan alasan-alasan tertentu.
 
 
Pertama adalah alasan ketahanan. Menambahkan karbon hitam untuk pembuatan ban memiliki manfaat, salah satunya perihal ketahanan. Karbon hitam berfungsi untuk menambah keawetan dari sebuah ban apabila digunakan untuk kecepatan kendaraan yang tergolong tinggi.
 
Selanjutnya, karbon hitam juga dapat menyalurkan panas dari komponen mobil yang selalu berubah menjadi lebih panas ketika sudah dipakai untuk berkendara. Apabila tidak dicampurkan dengan karbon hitam, maka ketahanan sebuah ban tidak mencapai 10 ribu kilometer. 
 
Sementara itu, apabila sebuah ban memiliki campuran karbon hitam, maka ketahanan ban tersebut dapat menempuh jarak selama kurang lebih 40 ribu kilometer.
 
Alasan kedua, campuran karbon hitam pada proses pembuatan ban ini juga dikatakan sebagai langkah untuk melindungi ban. Ban yang hanya terbuat dari karet alami memiliki resiko lebih mudah terkelupas.
 
Selain kedua faktor di atas, ban berwarna hitam juga memiliki keuntungan. Ban yang memiliki warna hitam tentunya tidak memiliki resiko yang lebih besar daripada ban yang berwarna putih perihal kebersihannya.
 
Ban dengan warna putih akan sangat sulit dibersihkan apabila berkendara di jalanan yang berlumpur ataupun di jalanan biasa karena memang bersentuhan secara langsung dengan aspal yang sudah berwarna hitam. 
 
Sementara ban berwarna hitam memiliki resiko yang sama, namun dapat dibersihkan dengan mengeluarkan tenaga yang lebih sedikit.
 
Ban merupakan bagian atau perangkat utama dari sebuah mobil, tidak adanya ban membuat mobil tidak bisa melaju. Maka dari itu, kualitas dari sebuah ban sangat perlu untuk diperhatikan. 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore