Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 November 2024 | 07.07 WIB

Neta Hingga September Hanya Jual 484 Unit, Bulan Oktober 2024 Tak Ada Catatan Penjualan

Mobil listrik Mobil Listrik Neta V-II saat melintas di jalur layang MBZ - Image

Mobil listrik Mobil Listrik Neta V-II saat melintas di jalur layang MBZ

JawaPos.com - Jenama mobil listrik asal Tiongkok, Neta menargetkan penjualan mobil listrik antara 6 ribu hingga 10 ribu unit di tanah air pada tahun 2024. Hal ini sempat diungkapkan Managing Director PT Neta Auto Indonesia, Jerry Huang beberapa waktu lalu (22/5).

Jerry Huang juga menyampaikan saat itu bahwa target tersebut tidak hanya berfokus pada model NETA V-II yang baru diluncurkan, tetapi mencakup semua model secara keseluruhan

"Target penjualan tahun ini adalah 6 ribu hingga 10 ribu unit," ujar Jerry di Jakarta, seperti dikutip dalam laman Antara.

Neta juga telah mengumumkan memproduksi secara lokal mulai Mei 2024 dengan menggandeng perusahaan perakitan mobil PT Handal Indonesia Motor (HIM) yang mempunyai pabrik di Pondok Ungu, Bekasi.

Sebagai informasi, HIM sudah menyiapkan total kapasitas produksi 27 ribu unit per tahun untuk perakitan model-model Neta. Bukan hanya itu Neta juga menargetkan mempunyai 40 diler di seluruh Indonesia hingga akhir 2024 nanti.

Mobil yang diproduksi sejak 13 September 2024 di pabrik milik HIM adalah Neta X.

Sayangnya meskipun dengan memproduksi di Indonesia, kinerja penjualan mobil listrik Neta di Tanah Air pada tahun 2024 di periode Januari – September 2024 tak mampu mengejar angka penjualan yang ditargetkan.

Target yang tinggi tersebut terpatahkan bila melihat catatan yang dihimpun dari data Gabungn Industri Kendraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Dimana total penjualan selama sembilan bulan pertama tahun 2024 masih jauh dan belum mencapai 500 unit.

Memang periode tersebut belum bisa dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2023) karena di periode yang sama belum ada penjualan.

Namun faktanya selama sembilan bulan (Januari - September 2024) baik dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun dari dealer ke konsumen (ritel) belum menyentuh angka 500 unit yaitu hanya 484 unit.

Bila dibuat rata-rata, Neta hanya bisa menjual 54 unit mobil ke dealer. Sementara untuk penjualan ritel atau diler ke konsumen di periode sembilan bulan tahun 2024, hanya sebanyak 394 unit atau bila di rata-rata 44 unit terjual ke konsumen.

Sangat berat bagi Neta untuk bisa mencapai target penjualan 10 ribu unit hingga akhir tahun 2024, hingga saat ini saja belum ada separuhnya bisa terjual, bahkan belum ada seperempatnya.

Bahkan timbul pertanyaan Neta, pada Oktober 2024 tak ada catatan dalam data terbaru yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Namun menurut pihak Gaikindo menjelaskan hal ini bukan karena Neta tak menjual satu pun unit melainkan perusahaan telat melapor.

Perusahaan para anggota Gaikindo biasanya melaporkan data penjualan baik wholesales maupun retail sales setiap bulan. Namun pada Oktober Neta tak melakukannya tepat waktu.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore