
Honda Motor Co., Ltd. memperkenalkan teknologi baru untuk model Honda 0 Series yang lebih efisien dalam segala hal.
JawaPos.com - Honda Motor Co., Ltd. memperkenalkan teknologi baru untuk model Honda 0 Series pada acara Honda 0 Tech Meeting 2024. Mobil ini adalah rangkaian model EV yang akan diluncurkan secara global mulai tahun 2026.
Pada CES 2025 mendatang, Honda akan memperkenalkan dua model baru dari Honda 0 Series yang mendekati bentuk produksinya.
Pada CES 2024 lalu, Honda telah meluncurkan dua model konsep, yaitu Honda Saloon dan Honda Space-Hub yang akan menjadi unggulan Honda 0 Series.
Honda juga merencanakan untuk memperkenalkan 7 model Honda 0 Series secara global hingga tahun 2030, termasuk di Kawasan Asia & Oceania, terdiri dari kendaraan berukuran kecil, sedang, dan besar.
"Honda 0 Series dikembangkan dengan pendekatan baru "Thin, Light, Wise". Model-model ini menawarkan lima nilai inti: Desain artistik, Sistem Mengemudi Tingkat Lanjut (AD/ADAS), teknologi internet of things (IoT) pada ruang kabin, kesenangan berkendara serta efisiensi tenaga listrik yang luar biasa," dikutip dalam keterangan resminya Honda Global, Selasa (29/10).
Pengembangan terus dilakukan Honda untuk teknologi mobil EV masa depan.
Dengan pendekatan pengembangan “Thin”, Honda akan terus mewujudkan konsep M/M (Man Maximum, Machine Minimum) di era EV ini. Serta berupaya menawarkan nilai baru EV sebagai “ruang” yang nyaman dengan menampilkan desain yang stylish.
dengan ketinggian kendaraan rendah dan overhang pendek.
Selain itu juga dilakukan pendekatan pengembangan “Light”, mewujudkan rasa berkendara yang sporty serta efisiensi listrik terbaik serta terdepan di dunia otomotif, yang selalu menjadi komitmen Honda dalam pembuatan mobilnya.
Sementara itu, unit daya akan dibuat dengan konsep lebih “Wise” serta efisien dengan daya jangkau di kelas 300 mil dalam mode EPA.
Selain itu, penggunaan baterai tipis, e-Axle kompak, teknologi low-floor memungkinkan pusat gravitasi rendah serta meningkatkan perilaku berkendara sporty.
Teknologi motor dan inverter dari kendaraan hybrid (e:HEV) digunakan untuk membuat e-Axle yang lebih efisien dan kompak.
Selain itu, casing IPU (baterai) dibuat lebih tipis melalui teknologi mega casting dan 3D Friction Stir Welding (FSW). Honda berupaya membatasi penurunan kapasitas baterai hingga kurang dari 10% setelah 10 tahun penggunaan.
Honda juga telah mengembangkan sistem aerodinamis aktif untuk meningkatkan stabilitas kendaraan, sementara pengalaman berkendara sporty dicapai melalui indeks stabilitas kemudi baru.
Struktur bodi yang disederhanakan berkontribusi pada pengurangan bobot kendaraan sekitar 100kg.
Honda juga akan menyederhanakan pengoperasian sistem In-Vehicle Infotainment (IVI) dan meningkatkan dukungan dengan asisten suara yang dipersonalisasi.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
