
Touring menggunakan sepeda motor.
JawaPos.com - Selain mengisi hari libur dengan berjalan-jalan, road trip menggunakan mobil, touring pakai sepeda motor asyik juga. Roda dua memang biasa juga digunakan untuk melakukan perjalanan jauh, touring santai menuju tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Touring motor jarak dekat (dalam kota) ataupun touring motor jarak jauh (luar kota) sampai berhari-hari dijalan, keduanya memang sama-sama bisa melepas penat. Touring juga merupakan aktivitas luar ruangan yang dapat memacu adrenalin dan akan semakin menyenangkan jika dilakukan bersama komunitas atau grup.
Lalu yang muncul jadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah touring motor jarak jauh lebih nyaman menggunakan motor matic atau manual? Sebelum menentukan motor matic atau manual, ada baiknya kita mengetahui jarak durasi dan juga medan yang ditempuh selama touring.
Karena dengan analisa itu tersebut kita dapat mengantisipasi risiko yang akan terjadi di jalan nantinya. Juga, pemilihan tunggangan yang tepat akan berpengaruh pada kenyamanan si bikers itu sendiri.
Dilansir dari MPM Honda Jatim, yang pertama harus diperhitungkan adalah tujuan perjalanan. Jika tujuan perjalanan Anda adalah untuk menikmati sensasi berkendara yang sporty dan dinamis, maka motor dengan transmisi manual mungkin lebih cocok.
Namun, jika Anda ingin fokus pada kenyamanan dan menikmati pemandangan selama perjalanan, maka motor dengan transmisi matic mungkin lebih cocok.
Kemudian tidak lupa juga kondisi jalan. Jika jalan yang akan dilewati saat touring cukup ramai dan akan banyak mengalami macet, maka motor transmisi matic lebih cocok digunakan.
Kesimpulannya, pilihan antara motor transmisi matic ataupun manual untuk touring motor jarak jauh tergantung pada preferensi pribadi dan tujuan perjalanan. Namun, baik matic atau manual sama-sama dapat digunakan untuk touring.
Selanjutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum touring menggunakan sepeda motor. Pertama, periksa dan ganti oli mesin secara teratur sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh pabrikan. Jangan melakukan pengisian bahan bakar yang terlalu penuh, karena dapat menyebabkan kerusakan pada sistem pembuangan.
Selanjutnya periksa dan ganti air pendingin mesin secara teratur. Jangan melakukan perubahan yang tidak sesuai pada mesin, karena dapat menyebabkan kerusakan yang serius. Periksa juga kondisi kabel pengapian, busi dan kondisi baterai secara berkala.
Lakukan perawatan dan perbaikan pada mesin segera jika ada masalah yang ditemukan. Gunakan pelumas yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Jangan melakukan pengisian bahan bakar dengan jenis oktan yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan, setelahnya, selamat bersenang-senang, mengisi libur tanggal merah dengan touring menggunakan sepeda motor.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
