
Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. (Dok. Wapres RI)
JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk tahun periodik 2025. Gibran menyerahkan LHKPN kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 23 Maret 2026.
Menelisik total harta kekayaan Gibran, tercatat memiliki harta senilai Rp 27.915.654.176 atau Rp 27,9 miliar.
Harta milik anak Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu didominasi benda tidak bergerak, berupa tanah dan bangunan sebanyak tujuh bidang yang tersebar di Surakarta dan Sragen. Total harta berupa properti itu mencapai Rp 17.440.000.000.
Selain itu, Gibran tercatat memiliki harta berupa alat transportasi, di antaranya motor Honda Scoopy 2015, motor Honda CB-125 1974, motor Royal Enfield 2017, mobil Toyota Avanza 2016, mobil Toyota Avanza 2012, mobil Isuzu Panther 2012, mobil Daihatsu Grand Max 2015. Tercatat total harta bergerak milik Gibran senilai Rp 286.500.000.
Gibran juga mengklaim mempunyai harta bergerak lainnya Rp 280.000.000, surat berharga Rp 5.552.000.000, serta kas dan setara kas Rp 4.357.154.176.
Gibran tidak tercatat memiliki utang. Sehingga total harta milik Gibran seluruhnya mencapai Rp 27.915.654.176.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
