
Ilustrasi knalpot motor. (Freepik)
JawaPos.com – Suara knalpot “nembak” saat gas dilepas kerap membuat pengendara khawatir, karena suaranya yang keras dan memekakkan telinga.
Bunyi letupan ini sering dikaitkan dengan kerusakan mesin, padahal tidak selalu demikian.
Pada kondisi tertentu, terutama pada motor standar, suara keras tersebut masih tergolong wajar jika hanya terjadi sesekali.
Hal ini biasanya terjadi saat pengendara menutup atau mengurangi throttle gas. Namun, jika bunyi letupan muncul berulang kali atau bahkan setiap kali gas dilepas, kondisi ini patut diwaspadai.
Dilansir dari laman Suzuki dan Wahana Honda, terdapat sejumlah penyebab knalpot motor mengeluarkan bunyi letupan atau “nembak”. Mulai dari faktor teknis ringan hingga gangguan pada sistem pembakaran.
Berikut 11 penyebab knalpot motor kamu nembak saat digas.
Saat pengendara menutup throttle gas, sebagian gas buang bisa berbalik arah. Ketika bertemu dengan sisa bahan bakar di saluran knalpot, kondisi ini memicu letupan kecil yang kerap bikin kaget pendengarnya.
Proses pembakaran yang tidak optimal di ruang mesin menyebabkan sisa bahan bakar masuk ke knalpot. Sisa tersebut kemudian terbakar dan menimbulkan suara nembak.
Busi yang sudah aus atau tidak bekerja optimal dapat mengganggu proses pembakaran. Akibatnya, bahan bakar tidak terbakar sempurna dan menimbulkan letupan di knalpot.
Baca Juga:Cara Menghidupkan Motor Listrik Setelah Lama Ditinggal Mudik, Ini Tips Aman Agar Baterai Tidak Rusak
Salah satu penyebab paling umum adalah kebocoran pada sambungan knalpot. Kondisi ini sering terjadi jika pemasangan header dan silencer kurang rapat, terutama pada knalpot racing.
Perbandingan bahan bakar dan udara yang tidak seimbang, khususnya jika bahan bakar terlalu banyak, membuat pembakaran tidak maksimal dan memicu letupan.
Karburator yang kotor atau sistem injeksi yang bermasalah dapat mengakibatkan suplai bahan bakar tidak stabil, sehingga memengaruhi proses pembakaran di mesin.
Penggunaan knalpot aftermarket atau hasil modifikasi yang tidak sesuai spesifikasi dapat mengganggu aliran gas buang dan meningkatkan risiko munculnya letupan.
