
Seorang pekerja sedang membersihkan BMW i7 xDrive60 saat mobil tersebut masih mengisi daya di dealer BMW di Sandton, Afrika Selatan pada Jumat (27/10). (Sumber: REUTERS/Siphiwe Sibeko)
JawaPos.com - Perusahaan mobil asal Jerman, BMW melaporkan margin kuartal ketiga mereka mendapatkan angka yang tinggi dalam bisnis mobilnya pada Jumat (3/11).
Produsen mobil premium ini memperkirakan margin tahunan laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) di divisi mobilnya sebesar 9,0-10,5% dan berada di jalur yang tepat untuk mencapai target tersebut dengan margin 10,3% pada tahun ini, kata pihak BMW.
Mobil dengan harga lebih tinggi dan sepenuhnya listrik meningkatkan pendapatan di atas ekspektasi delapan analis yang disurvei oleh LSEG menjadi 38,5 miliar Euro atau setara dengan Rp 644 triliun, namun laba bersih grup turun 7,7% dibandingkan angka tahun lalu yang mendapat manfaat dari konsolidasi BBA.
Pendapatan menjadi turun akibat dampak negatif nilai tukar mata uang terhadap Dolar dan Yuan Tiongkok, serta beberapa biaya produksi, kata perusahaan mobil asal Jerman itu.
Margin EBIT-nya sebesar 9,8% pada kuartal tersebut, naik menjadi 10,8% tidak termasuk dampak keputusan tahun lalu untuk mengambil kendali mayoritas perusahaan patungan di Tiongkok, BMW Brilliance Automotive (BBA).
Produsen mobil ini masih optimis penjualan hingga akhir tahun akan meningkat, seiring dengan kenaikan prospek margin mulai Agustus.
Dalam pernyataannya, perusahaan tidak menyebutkan tingginya suku bunga atau inflasi yang membebani pertumbuhan, berbeda dengan pesaing lain seperti Mercedes-Benz dan Porsche, yang menyampaikan pasar yang lemah sehingga membatasi permintaan.
Masalah rantai pasokan telah mereda, perusahaan menambahkan, walaupun ada peringatan pada Agustus bahwa masalah tersebut dapat berlanjut sepanjang tahun. Penjualan tahun ini naik 5,1% sejauh ini.
Penjualan mobil listrik sepenuhnya mencapai 15,1% pada kuartal ketiga, melampaui target akhir tahun BMW sebesar 15%. Model dari segmen harga atas, seperti Seri 7, BMW X7 yang diperbarui, serta model BMW X5 dan BMW X6, juga mendorong pertumbuhan penjualan.
Arus kas bebas untuk segmen otomotif pada tahun ini mencapai 5,7 miliar Euro atau sekitar Rp 95 triliun, mendekati perkiraan setahun penuh sebesar 6 miliar Euro yang setara dengan Rp 100 triliun.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
