Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Oktober 2025 | 20.36 WIB

3 Trik Rahasia Mengemudi Mobil dengan Aman di Jalan Tol Khusus Buat Pemula, Wajib Tahu!

Ilustrasi mobil berkendara di jalan tol. (Unsplash/Samuele Errico Piccarini) - Image

Ilustrasi mobil berkendara di jalan tol. (Unsplash/Samuele Errico Piccarini)

JawaPos.com - Berbeda dengan jalan raya biasa, jalan tol punya karakteristik bebas hambatan yang menuntut kamu untuk berkendara dengan kecepatan yang konstan dan cenderung tinggi. Pasti ada rasa senang karena kemajuan, tapi juga tegang karena tekanan kecepatan.

Jalan tol memang dirancang untuk efisiensi waktu, tapi keselamatan tetap nomor satu. Rasa tegang itu wajar, apalagi buat kamu yang masih pemula. Nah, supaya pengalaman pertama atau awal-awal kamu di jalan tol berjalan aman dan nyaman, ada beberapa tips krusial yang harus kamu terapkan. 

Yuk, simak 3 trik rahasia tentang cara mengemudi yang benar dan aman di jalur tol seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.

1. Selalu Perhitungkan dan Jaga Jarak Aman Kendaraanmu

Ini adalah aturan emas di jalan tol, bahkan di jalan raya mana pun. Kamu wajib hukumnya menjaga jarak aman dengan kendaraan di depanmu, bukan hanya karena ini adalah peraturan lalu lintas, tapi demi keselamatan diri kamu dan pengguna jalan lainnya. 

Jarak aman yang disarankan adalah sekitar 10 hingga 20 meter, atau yang lebih mudah diukur adalah jarak selisih waktu sekitar 3 detik dengan kendaraan di depan. 

Kenapa ini penting? Karena saat mobil di depan kamu tiba-tiba mengerem mendadak (rem blong atau menghindari sesuatu), kamu masih punya waktu reaksi yang cukup untuk menginjak rem tanpa menyebabkan tabrakan beruntun. Jangan pernah menempel terlalu dekat karena itu sangat berbahaya, terutama saat melaju dalam kecepatan tinggi.

2. Pastikan Fokus dan Konsentrasi Kamu Tetap Penuh Selama di Perjalanan

Jalan tol yang cenderung lurus dengan kecepatan yang stabil memang seringkali menimbulkan rasa bosan atau bahkan kantuk yang menyerang tiba-tiba. Kurangnya fokus dan konsentrasi karena rasa kantuk adalah penyebab utama kecelakaan fatal di jalan tol. 

Ingat, risiko ini tidak hanya mengancam keselamatan kamu, tetapi juga nyawa pengendara lain. Kalau kamu merasa kantuk mulai menyerang atau bosan mulai melanda, jangan ragu untuk melakukan langkah-langkah pengalihan sederhana. 

Kamu bisa minum air putih dingin, mendengarkan musik dengan beat yang lebih ceria, atau yang paling penting, segera beristirahat di rest area terdekat jika rasa kantuk sudah tidak tertahankan. Jangan paksakan diri.

3. Prioritaskan Penggunaan Jalur Kiri atau Jalur Lambat

Sebagai pengemudi pemula, kamu mungkin belum sepenuhnya nyaman untuk melaju dalam kecepatan tinggi atau bermanuver cepat. Jika kamu merasa ragu atau belum yakin menggunakan jalur cepat (jalur kanan), ada baiknya kamu memprioritaskan penggunaan jalur lambat, yaitu jalur kiri. 

Jalur lambat dirancang untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan rata-rata lebih rendah, biasanya berkisar antara 60 hingga 80 km per jam. Dengan berada di jalur lambat, kamu akan merasa lebih nyaman dan tidak merasa tertekan untuk terus mempercepat laju mobil. 

Selain itu, ini adalah bentuk etika berkendara, di mana jalur kanan diperuntukkan bagi kendaraan yang menyalip atau melaju kencang, sehingga kamu tidak menghalangi arus lalu lintas cepat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore