Suasana pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/7/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Industri otomotif kini tengah lesu dan dihantam badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tak hanya di Indonesia, berbagai belahan dunia lain pun turut merasakan hal serupa.
Bahkan, di Jerman, yang terkenal sebagai salah satu produsen otomotif utama dunia, pada dua bulan terakhir hingga akhir Juni 2025, total 114.000 lapangan pekerjaan hilang. Hampir separuhnya berasal dari sektor otomotif.
Berdasarkan analisis EY berdasarkan data kantor statistik Jerman (Destatis), industri otomotif bahkan memangkas sekitar 51.500 posisi atau hampir 7 persen dari total tenaga kerja dari periode itu.
Melihat hal ini, Ketua Gabungan Kendaraan Industri Bermotor (Gaikindo) Jongkie Sugiarto, mengakui bahwa kondisi pasar otomotif sangat lesu. Namun, dirinya tetap berharap yang terbaik untuk pasar otomotif Indonesia.
“Memang sedang sangat lesu, mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun bisa agak membaik . Kami juga khawatir jika penjualan dan produksi terus menurun dan bisa berdampak pada PHK, ini yang sangat tidak kami harapkan,” kata Jongkie saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (27/8).
Gaikindo pun berharap sejumlah pameran otomotif yang diadakan di Jakarta dan sejumlah tempat lainnya mampu mendongkrak angka penjualan yang sedang menurun saat ini.
“Makanya kami mengadakan pameran-pameran GIIAS Surabaya, Bandung , Makasar, Semarang dan GJAW agar bisa menjadi stimulus untuk menaikkan angka penjualan,” ungkap dia.
Sementara itu, Gaikindo telah merilis data penjualan mobil untuk Juli 2025. Hasilnya, total penjualan kendaraan mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada Juli 2024 (year-on-year/yoy).
Berdasarkan data terbaru Gaikindo yang diterima JawaPos.com, penjualan mobil secara wholesales pada Juli 2025 tercatat 60.552 unit, atau turun 18,4 persen dibandingkan Juli 2024 yang mencapai 74.230 unit.
Penjualan mobil secara retail juga mengalami penurunan 12,3 persen secara yoy, dengan capaian 62.770 unit, lebih rendah dibandingkan Juli 2024 yang membukukan 75.588 unit.
Namun, jika dilihat secara bulanan atau month-to-month (mtm), penjualan wholesales justru naik 4,8 persen. Kenaikan ini dipengaruhi oleh penyelenggaraan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. (*)

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
