
Peluncuran BAIC BJ30 Hybrid di GIIAS Surabaya 2025, SUV terbaru dengan teknologi hybrid yang dibawa untuk menyasar pasar Jawa Timur. (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com-Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2025 menjadi panggung perkenalan SUV hybrid terbaru dari BAIC Indonesia. PT JIO Distribusi Indonesia, agen pemegang merek BAIC, resmi meluncurkan BJ30 Hybrid pada pameran otomotif yang digelar di Grand City Convex, 27–31 Agustus 2025.
CEO BAIC Indonesia, Johnnathan Salim, menyebut kehadiran merek asal Tiongkok itu di Surabaya merupakan langkah strategis. “Kami sangat optimis dengan potensi pasar otomotif di Surabaya dan Jawa Timur. Kota ini merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terbesar di Indonesia, sehingga kehadiran BAIC di gelaran otomotif terbesar di Surabaya menjadi cara kami untuk lebih dekat dengan konsumen,” ujarnya.
SUV hybrid BJ30 disebut membawa konsep adventure yang diyakini mampu menarik pasar otomotif Indonesia.
“Dengan hadirnya SUV berkonsep adventure ini, kami optimis BJ30 bisa menjadi hero car kami ke depan. Melihat teknologinya yang baru dan lebih rasional untuk dipakai sebagai mobil pertama, kami yakin BJ30 akan semakin mengejut dan volumenya terus meningkat,” kata Johnnathan, Rabu (27/8).
Selain itu, BAIC menargetkan Jawa Timur sebagai pasar penting. “Market Jawa Timur ini masuk top 5 nasional, dan Surabaya jadi salah satu pusatnya. Jadi kami optimis BJ30 bakal masuk ke pasar Jawa Timur, khususnya lewat rangkaian GIIAS ini,” jelasnya.
Untuk penjualan selama pameran, BAIC menargetkan angka minimal 30 unit. “Optimis 30 ke atas, makin banyak makin baik tentunya,” tambah Johnnathan.
BAIC juga menaruh perhatian pada pengembangan komunitas pengguna. Setelah meresmikan BAIC ORV Club di JSI Resort, Jakarta, perusahaan berencana memperluas jaringan komunitas ini ke berbagai kota. “Kedepannya kami akan menambah chapter, dari Jakarta ke Bandung, dan nanti juga Surabaya. Kami tekankan agar komunitas ini makin solid dan besar,” katanya.
BJ30 Hybrid sendiri menawarkan kombinasi performa tinggi, efisiensi bahan bakar, dan teknologi ramah lingkungan. Mobil ini mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 6,9 detik, dengan konsumsi bahan bakar hingga 15,5 km/liter dan daya jelajah 1.000 km.
Sistem penggerak 4WD elektrik dengan respons 0,03 detik, serta All Terrain System dengan tujuh mode berkendara, melengkapi kemampuan mobil ini menghadapi berbagai kondisi jalan. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
