Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Agustus 2025 | 06.45 WIB

Mengenal Perbedaan RON dan Oktan: Panduan Lengkap Memilih Bensin Sesuai Kompresi Mesin Mobil

Rekomendasi RON bahan bakar sesuai kompresi mesin (Unsplash/Erik Mclean)

JawaPos.com - Pemilik mobil sering bingung ketika memilih bahan bakar karena banyaknya pilihan angka RON di SPBU. Memahami arti RON dan perbedaannya dengan istilah oktan penting untuk menjaga performa mesin sekaligus efisiensi penggunaan bahan bakar.

Research Octane Number (RON) adalah angka yang menunjukkan kemampuan bahan bakar menahan ketukan atau knocking pada mesin. Semakin tinggi angka RON, semakin baik kualitas pembakaran sehingga mesin lebih optimal dan awet.

RON sering dianggap sama dengan istilah oktan, padahal berbeda. RON adalah metode pengukuran, sedangkan oktan merujuk pada skala atau standar mutu bahan bakar. Keduanya saling berkaitan karena angka oktan yang tinggi biasanya menandakan kualitas bensin lebih baik untuk mesin modern.

Berikut adalah rekomendasi tingkatan RON yang sesuai dengan kompresi mesin, agar tidak salah dalam mengisi bahan bakar minyak (BBM) dan peforma mesin tetap bertenaga, dilansir melalui AryaDega dan BP.

1. RON 88

Bensin dengan RON 88 dikenal sebagai bahan bakar beroktan rendah. Umumnya digunakan untuk kendaraan lama yang memiliki rasio kompresi rendah yaitu, 9:1.

Namun, penggunaan RON 88 pada mesin modern berisiko menyebabkan knocking, konsumsi bahan bakar lebih boros, dan emisi gas buang meningkat. Karena alasan inilah, bahan bakar jenis ini sudah jarang tersedia di SPBU.

2. RON 90

RON 90 sering disebut sebagai pilihan “menengah” yang masih banyak digunakan di Indonesia. Harga relatif terjangkau dan bisa dipakai kendaraan dengan kompresi mesin standar yaitu, 9:1 - 10:1.

Meski begitu, untuk mobil keluaran terbaru yang membutuhkan kompresi lebih tinggi, bahan bakar ini terkadang kurang optimal sehingga mesin tidak bekerja pada performa terbaiknya.

3. RON 92

Bensin RON 92 cocok untuk mobil dengan rasio kompresi menengah hingga tinggi yaitu, 10:1 – 11:1. Pembakaran lebih sempurna, mesin terasa halus, dan lebih irit dalam penggunaan jangka panjang.

Sebagai contoh, banyak mobil keluaran tahun 2015 ke atas sudah direkomendasikan pabrikan untuk menggunakan bensin minimal RON 92 agar performa tetap stabil dan tidak merusak komponen mesin.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore