Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Agustus 2025 | 14.00 WIB

Penjualan Jetour di Indonesia Tak Sebagus Desain dan Fitur yang Ditawarkan

Jetour T2 setir kanan debut perdana di GIIAS 2025. (RianAlfianto/JawaPos.com) - Image

Jetour T2 setir kanan debut perdana di GIIAS 2025. (RianAlfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com - Jetour di Indonesia memang mengalami tantangan dalam hal penjulan karena ketatnya persaingan, meskipun perusahaan ini telah melakukan berbagai upaya untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan penjualannya.

Jetour yang merupakan submerek dari jenama Chery Automobile banyak mempunyai produk Sport Utility Vehicle (SUV) yang juga dipasarka di Indonesia. Mulai meniagakan produknya di Indonesia sejak Februari 2025 dengan menyodorkan dua model, diantaranya Jetour Dashing dan Jetour X70 Plus.

PT Jetour Motor Indonesia (JMI) yang merupakan Agen Pemegang Merek di Indonesia telah menjalankan langkah strategi untuk bisa meniagaankan produknya di Indonesia. Ini dibuktikan dalam keikutsertaannya dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 selama 10 hari (yang berlngsung 24 Juli – 3 Agustus 2025).

Dalam ajang ini Jetour memperkenalkan dua model anyar, yakni Jetour T2 dan mobil listrik X20e. Pihak Jetour menargetkan untuk membangun 100 jaringan penjualan dan servis di Indonesia dalam lima tahun ke depan, serta menargetkan penjualan 150.000 unit selama periode tersebut.

Namun bila berbicara penjualan mobil Jetour di Indonesia masih belum seperti yang diinginkan. Pasalnya dalam catatan angka penjualan periode Februari hingga akhir Juli 2025 total penjualan jenama tersebut dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) belum mencapai 300 unit.

Mengutip dalam catatan Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan pada periode Januari – Juli 2025 itu, total wholesales mobil Jetour hanya 333 unit. Bahkan penjualan di bulan Juli hanya mampu mengeluatrkan 59 unit.

Sedangkan untuk catatan penjualan ritel pada periode tujuh bulan pertama 2025 tercatat 272 unit. Bila dirata-rata dari Februari tiap bulannya mobil Jetour hanya mampu menjual 45 unit. Catatan ini tak sekeren desain dan fitur yang ditawarkan.

Sementara penjualan ritel di bulan Juli saja hanya 73 unit. Jumlah ini setara dengan 0,1 persen dari total penjualan ritel (dari seluruh model yang dijual oleh semua merek yang berjualan) di Indonesia.

Keberhasilan jangka panjang Jetour akan sangat bergantung pada bagaimana mereka dapat mengatasi tantangan pasar dan memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia.

 

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore