Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13.20 WIB

10 Jenis Lampu Mobil yang Perlu Diketahui Pengemudi untuk Keselamatan Berkendara

Lampu mobil penting fungsinya saat berkendara. (RAC) - Image

Lampu mobil penting fungsinya saat berkendara. (RAC)

JawaPos.com-Lampu mobil bukan hanya soal penerangan jalan di malam hari. Setiap jenis lampu memiliki fungsi khusus yang dirancang untuk mendukung keselamatan berkendara, memberi sinyal kepada pengendara lain, hingga membantu pengemudi menghadapi kondisi cuaca tertentu. 

Meski bentuknya kecil, lampu memegang peran besar dalam mencegah kecelakaan dan mendukung kelancaran lalu lintas. Sayangnya, banyak pemilik kendaraan yang masih belum memahami fungsi tiap lampu secara detail. 

Ada yang menyalakan lampu pada waktu yang tidak tepat, ada juga yang jarang memanfaatkan fitur tertentu karena mengira tidak terlalu penting. Padahal, pengetahuan dasar ini bisa sangat membantu dalam perjalanan. 

Berikut 10 pembagian jenis lampu mobil berdasarkan fungsinya seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Lampu Senja (Lampu Kota)

Lampu senja biasanya digunakan saat kendaraan melaju di sore atau malam hari dengan kondisi cuaca cerah. Namun, beberapa negara, termasuk Indonesia, menganjurkan menyalakannya bahkan di siang hari untuk meningkatkan visibilitas kendaraan. 

Lampu ini terletak pada lampu kepala dan menyala otomatis begitu saklar utama ditekan. Menggunakan lampu LED menjadi pilihan umum karena hemat energi, tahan lama, dan cahaya yang dihasilkan lebih konsisten.

2. Lampu Tail (Stop Lamp)

Lampu tail terletak di bagian belakang mobil dan berwarna merah. Fungsinya adalah memberi sinyal kepada pengendara di belakang bahwa mobil sedang atau akan berhenti. Lampu ini biasanya menyala bersamaan dengan lampu senja. 

Banyak produsen mobil memilih lampu LED untuk jenis ini karena tampilan yang elegan, intensitas cahaya yang tinggi, dan umur pakai yang panjang, sehingga lebih aman dan menarik secara visual.

3. Lampu Dekat (Low Beam)

Lampu dekat digunakan untuk menerangi area depan mobil dalam jarak relatif pendek, sekitar 5 meter. Jenis ini sangat berguna saat berkendara di jalan raya yang ramai pada malam hari, terutama jika pencahayaan jalan sudah cukup memadai. 

Cahaya low beam tidak menyilaukan pengendara dari arah berlawanan, sehingga aman digunakan di area perkotaan maupun pedesaan yang memiliki penerangan jalan.

4. Lampu Jauh (High Beam)

Berbeda dengan low beam, lampu jauh dirancang untuk menjangkau area hingga 10 meter atau lebih di depan kendaraan. Digunakan saat jalan sepi, gelap, dan minim penerangan, misalnya di jalan pedesaan atau pegunungan. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore