Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Agustus 2025 | 22.05 WIB

4 Rahasia Mobil Matic Tetap Awet hingga Puluhan Tahun, Banyak Pemilik yang Belum Tahu!

Ilustrasi mobil matic. (Spinny) - Image

Ilustrasi mobil matic. (Spinny)

JawaPos.com - Mobil matic semakin diminati karena kemudahan pengoperasiannya, terutama di tengah lalu lintas perkotaan yang padat. Namun, di balik kenyamanannya, mobil matic membutuhkan perawatan yang lebih teliti dibanding mobil manual. 

Jika perawatan diabaikan, bukan hanya performa yang menurun, tetapi biaya perbaikan pun bisa membengkak.

Perawatan yang tepat dapat memperpanjang usia pakai transmisi matic, menjaga efisiensi bahan bakar, dan memastikan kenyamanan berkendara. Sayangnya, masih banyak pemilik yang belum memahami langkah-langkah sederhana yang bisa menjaga mobil matic tetap prima. 

Berikut 4 panduan perawatan yang bisa kamu terapkan pada mobil matic mulai sekarang seperti dirangkum dari laman Wuling Indonesia!

1. Rutin Ganti Oli Transmisi

Oli transmisi adalah “nyawa” dari sistem transmisi otomatis. Cairan ini berfungsi melumasi setiap komponen yang saling bergesekan, sekaligus menjaga suhu agar tidak terlalu panas saat mobil bekerja. 

Jika oli transmisi jarang diganti, kotoran dan serpihan logam dari komponen bisa menumpuk, menyebabkan perpindahan gigi menjadi kasar. Ikuti rekomendasi pabrikan, yang umumnya menyarankan penggantian setiap 20.000 hingga 40.000 km, atau lebih cepat jika mobil sering digunakan di kemacetan parah.

2. Gunakan Mode Berkendara Sesuai Kondisi Jalan

Setiap mode pada tuas transmisi matic memiliki fungsi khusus. Saat menghadapi tanjakan curam, turunan panjang, atau kondisi jalan berbatu, gunakan posisi gigi L atau 2 untuk mendapatkan torsi yang lebih besar dan menjaga kontrol mobil. 

Jangan memaksakan penggunaan gigi D di medan berat, karena beban kerja transmisi akan meningkat drastis dan berpotensi merusak komponen di dalamnya.

3. Hindari Menahan Pedal Gas Terlalu Lama

Kebiasaan menahan pedal gas dalam posisi diam, misalnya saat terjebak macet atau menunggu lampu merah, dapat membuat transmisi matic bekerja ekstra tanpa alasan. 

Hal ini memicu kenaikan suhu oli transmisi dan mempercepat keausan komponen. Sebaiknya, posisikan tuas ke N (netral) saat berhenti lama untuk mengurangi beban kerja transmisi sekaligus menghemat bahan bakar.

4. Lakukan Servis Berkala di Bengkel Resmi

Servis berkala bukan sekadar mengganti oli dan memeriksa mesin. Pada mobil matic, teknisi bengkel resmi akan memeriksa kondisi oli transmisi, sistem pendingin, serta memastikan tidak ada kebocoran atau keausan pada komponen penting. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore