Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Januari 2025 | 23.23 WIB

Dari Produksi 31,2 Juta, Tiongkok Berhasil Menjual 31,4 Juta Kendaraan selama 2024

BYD Atto 2 2025. (arenaev.com). - Image

BYD Atto 2 2025. (arenaev.com).

 
JawaPos.com - Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok (CAAM) mengumumkan bahwa Tiongkok memproduksi 31,282 juta dan menjual 31,436 juta kendaraan pada tahun 2024. Angka ini meningkat 3,7 persen untuk produksi dan 4,5 persen untuk penjualan dibandingkan 2023. 
 
Seperti dilansir dari Car News China, secara khusus volume ekspor mencapai 5,859 juta kendaraan, meningkat 19,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Jika dijabarkan lebih lanjut, produksi dan penjualan kendaraan energi baru (NEV) masing-masing mencapai 12,888 juta dan 12,866 juta unit, meningkat 34,4 persen dan 35,5 persen tahun ke tahun. Menduduki peringkat pertama di dunia selama sepuluh tahun berturut-turut. 
 
Secara khusus, penjualan NEV baru mencapai 40,9 persen dari total penjualan kendaraan baru, meningkat 9,3 poin persentase dari tahun 2023. 
 
Sementara itu, Penjualan BEV mencapai 60 persen dari NEV, turun 10,4 poin persentase dari tahun lalu dan penjualan PHEV mencapai 40 persen dari NEV, naik 10,4 poin persentase dari tahun lalu.
 
Pangsa pasar merek mobil independen Tiongkok juga terus meningkat pada 2024, dengan total penjualan 17,97 juta kendaraan, meningkat 23,1 persen tahun ke tahun, dan mencapai 65,2 persen dari total penjualan mobil penumpang.
 
 
Selain itu, volume ekspor kendaraan listrik baru mencapai 1,284 juta unit, meningkat 6,7 persen dibanding tahun sebelumnya, termasuk 987.000 unit BEV dan 297.000 unit PHEV, yang masing-masing turun 10,4 persen dan naik 190 persen dari tahun ke tahun. 
 
Pada saat yang sama, 4,955 juta mobil penumpang dan 904.000 kendaraan komersial diekspor, yang masing-masing meningkat 19,7 persen dan 17,5 persen dari tahun ke tahun.
 
Chery menjadi merek dengan ekspor teratas dengan angka 1,144 juta kendaraan, diikuti SAIC dengan 929.000 kendaraan, Changan 532.000 kendaraan, Geely 532.000 kendaraan, dan Great Wall Motor 453.000 kendaraan.
 
Dilanjutkan BYD 433.000 kendaraan, BAIC 274.000 kendaraan, Tesla Tiongkok 260.000 kendaraan, JAC 249.000 kendaraan, dan Dongfeng 246.000 kendaraan.
 
Di antara 10 eksportir teratas, dalam hal tingkat pertumbuhan, BYD memiliki peningkatan tahun-ke-tahun terbesar dengan angka 71,8 persen.
 
Untuk kinerja tahun 2025, Xu Haidong, wakil sekretaris jenderal eksekutif CAAM, memprediksi tren pertumbuhan dengan produksi dan penjualan mobil tahunan mencapai 32,9 juta unit, peningkatan tahun ke tahun sebesar 4,7 persen.
 
Lebih jauh, produksi dan penjualan mobil penumpang diharapkan mencapai 28,9 juta unit, peningkatan tahun ke tahun sebesar 4,9 persen dan kendaraan komersial diharapkan mencapai 4 juta unit, peningkatan tahun ke tahun sebesar 3,3 persen.
 
Selanjutnya, NEV diharapkan mencapai 16 juta unit, peningkatan tahun ke tahun sebesar 24,4 persen dan volume ekspor mencapai 6,2 juta unit, peningkatan tahun ke tahun sebesar 5,8 persen.
 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore