Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Desember 2024 | 23.56 WIB

Lamborghini Tunda Peluncuran Mobil Bertenaga Listrik Pertamanya hingga 2029, Mengapa?

Lamborghini kembali berkolaborasi dengan PUBG Mobile. (Istimewa) - Image

Lamborghini kembali berkolaborasi dengan PUBG Mobile. (Istimewa)

JawaPos.com - Peluncuran mobil bertenaga listrik (EV) penuh pertama Lamborghini mengalami penundaan. Kendaraan ini awalnya akan diluncurkan pada 2028, tetapi ditunda hingga 2029.

Seperti dilansir dari ArenaEV, CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, mengungkapkan keraguannya tentang kesiapan pasar untuk mobil super listrik. 

"Kami tidak berpikir tahun 2029 adalah tahun yang terlambat untuk memiliki mobil listrik. Kami tidak berpikir bahwa, di segmen kami, pasar akan siap pada tahun 2025 atau 2026,” kata Winkelmann seperti dikutip pada Minggu (22/11/2024).

Sentimen ini pun menggambarkan kekhawatiran yang berkembang di antara beberapa produsen mobil mewah mengenai tuntutan klien mereka, yang mengutamakan performa dan pengalaman berkendara yang mendalam. Hal ini mungkin tak sepenuhnya dipenuhi oleh teknologi EV saat ini.

Saat ini, Lamborghini memiliki tiga model hibrida, diantaranya Urus SE, Revuelto, dan Temerario yang baru saja diluncurkan. Perusahaan hanya ingin memastikan bahwa mobil listriknya tetap mempertahankan identitas Lamborghini, yakni suara mesin yang otentik pada mesin listrik yang cenderung senyap.

Tak hanya itu, perusahaan asal Italia ini juga menghadapi persoalan lain, yakni larangan Uni Eropa terhadap penggunaan mesin pembakaran internal pada 2035. Di tengah penundaan itu, Winkelmann menyampaikan minat dalam mengeksplorasi bahan bakar sintetis sebagai alternatif potensial untuk elektrifikasi penuh pada mobil listrik.

 "Ada diskusi seputar bahan bakar sintetis dan ini merupakan peluang untuk jenis mobil kami," ungkap dia.

Lamborghini pun bukan satu-satunya perusahaan mobil yang mengambil pendekatan hati-hati terhadap EV. Sebab, Aston Martin dan Bentley juga telah menunda peluncuran EV mereka, dengan alasan keterbatasan pasar dan teknologi. 

Namun, Ferrari tampak menjadi pengecualian di sini. Pasalnya, mereka tetap berencana meluncurkan EV pertamanya pada tahun 2025.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore