Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 September 2024 | 17.47 WIB

Jangan Sembarangan Memilih Helm, Ketahui Cara Merawat yang benar

Deretan helm di GIIAS 2023. - Image

Deretan helm di GIIAS 2023.

JawaPos.com -Menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor sudah menjadi kewajiban.Jangan sampai penggunaan helm hanya ditunjukan kepada bapak polisi di pos kepolisian karena alasan takut kena tilang.

Ini demi keselamatan Anda sendiri, jauh dekat perjalanan jarak 1 km atau 100 km pakai helm itu wajib tidak bisa didebat dengan alasan apapun. Namun, membeli helm juga tidak bisa sembarangan.

Karena sekarang zamannya belanja online, seringkali pengendara memutuskan untuk beli helm waktu promo yang murah-murah.

Begitu barangnya sampai ternyata kualitas buruk, tidak ada SNI, bagian strapnya juga kurang kuat. Kalau sudah begini, helm yang dipakai tidak nyaman.

Pilih Jenis Full Face Atau Half Face

Cara memilih helm yang baik tidak cuma soal ukuran atau kenyamanan busa helm. Jenis helm pun mempengaruhi kemampuan perlindungan kepala saat berkendara.

Bila Anda ingin berkendara santai dan seringkali jarak dekat bisa memilih helm half face. Tapi jika sering berkendara jarak jauh dan ingin lebih aman, sebaiknya pakai helm full face.

Helm full face memberikan perlindungan lebih optimal terutama ketika kalian sering memacu motor dalam kecepatan yang lebih tinggi.

Para ahli sebenarnya lebih merekomendasikan helm jenis full face daripada half face. Menurut penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Brasil dan dimuat di The Journal of Oral and Maxillofacial Surgery, helm half face dinilai memberikan perlindungan yang tidak optimal.

Para ahli beranggapan memakai helm half face bahkan sama seperti tidak memakai helm sama sekali. Studi ini dilakukan pada 253 pengendara motor yang mengalami kecelakaan di jalan dan menderita cedera serta trauma kepala sebagai akibatnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 156 orang tidak memakai helm saat kecelakaan terjadi, 51 orang mengenakan helm non full face, dan hanya 46 orang yang mengenakan helm full face.

Risiko Kecelakaan Saat Memakai Helm Half Face

Sejumlah 76,5 persen dari pasien yang memakai helm non full face juga mengalami cedera otak yang sama dengan pengendara yang tidak pakai helm. Sementara itu, ‘hanya’ 52 persen pasien yang mengenakan helm full face yang menderita trauma otak.

Cedera otak traumatis atau traumatic brain injury adalah kehilangan kesadaran atau kehilangan memori peristiwa menjelang kecelakaan. Terjadi perubahan kondisi mental saat terjadinya kecelakaan, atau kerusakan pada saraf.
Para peneliti menyimpulkan, pengendara dengan helm half face berisiko menderita cedera wajah dan kepala yang lebih parah. Sebab, saat terjadi kecelakaan sepeda motor biasanya akan mengenai daerah dagu ke atas, termasuk mata dan dahi.

Cara Memilih Ukuran Helm Motor yang Pas di Kepala
Ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan dalam memilih helm. Pertama, helm harus diukur supaya pas di kepala. Cara yang umum dilakukan yaitu menggunakan pita meteran.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore