
Deretan helm di GIIAS 2023.
JawaPos.com -Menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor sudah menjadi kewajiban.Jangan sampai penggunaan helm hanya ditunjukan kepada bapak polisi di pos kepolisian karena alasan takut kena tilang.
Ini demi keselamatan Anda sendiri, jauh dekat perjalanan jarak 1 km atau 100 km pakai helm itu wajib tidak bisa didebat dengan alasan apapun. Namun, membeli helm juga tidak bisa sembarangan.
Karena sekarang zamannya belanja online, seringkali pengendara memutuskan untuk beli helm waktu promo yang murah-murah.
Begitu barangnya sampai ternyata kualitas buruk, tidak ada SNI, bagian strapnya juga kurang kuat. Kalau sudah begini, helm yang dipakai tidak nyaman.
Pilih Jenis Full Face Atau Half Face
Cara memilih helm yang baik tidak cuma soal ukuran atau kenyamanan busa helm. Jenis helm pun mempengaruhi kemampuan perlindungan kepala saat berkendara.
Bila Anda ingin berkendara santai dan seringkali jarak dekat bisa memilih helm half face. Tapi jika sering berkendara jarak jauh dan ingin lebih aman, sebaiknya pakai helm full face.
Helm full face memberikan perlindungan lebih optimal terutama ketika kalian sering memacu motor dalam kecepatan yang lebih tinggi.
Para ahli sebenarnya lebih merekomendasikan helm jenis full face daripada half face. Menurut penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Brasil dan dimuat di The Journal of Oral and Maxillofacial Surgery, helm half face dinilai memberikan perlindungan yang tidak optimal.
Para ahli beranggapan memakai helm half face bahkan sama seperti tidak memakai helm sama sekali. Studi ini dilakukan pada 253 pengendara motor yang mengalami kecelakaan di jalan dan menderita cedera serta trauma kepala sebagai akibatnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 156 orang tidak memakai helm saat kecelakaan terjadi, 51 orang mengenakan helm non full face, dan hanya 46 orang yang mengenakan helm full face.
Risiko Kecelakaan Saat Memakai Helm Half Face
Sejumlah 76,5 persen dari pasien yang memakai helm non full face juga mengalami cedera otak yang sama dengan pengendara yang tidak pakai helm. Sementara itu, ‘hanya’ 52 persen pasien yang mengenakan helm full face yang menderita trauma otak.
Cedera otak traumatis atau traumatic brain injury adalah kehilangan kesadaran atau kehilangan memori peristiwa menjelang kecelakaan. Terjadi perubahan kondisi mental saat terjadinya kecelakaan, atau kerusakan pada saraf.
Para peneliti menyimpulkan, pengendara dengan helm half face berisiko menderita cedera wajah dan kepala yang lebih parah. Sebab, saat terjadi kecelakaan sepeda motor biasanya akan mengenai daerah dagu ke atas, termasuk mata dan dahi.
Cara Memilih Ukuran Helm Motor yang Pas di Kepala
Ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan dalam memilih helm. Pertama, helm harus diukur supaya pas di kepala. Cara yang umum dilakukan yaitu menggunakan pita meteran.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
