
OPTIMISME BARU: Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono (kiri) didampingi Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi melihat Honda e:N1 di booth Honda seusai membuka GIIAS 2024 di Surabaya kemarin.
JawaPos.com - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya membawa optimisme baru industri mobil tanah air. Bahkan, target penjualan domestik Gaikindo tahun ini dirasa bisa dinaikkan lagi. Salah satu pendorongnya adalah adopsi mobil dengan teknologi elektrifikasi.
Pelaksana tugas Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan, tren penurunan penjualan mobil di pasar tanah air memang tak bisa dimungkiri.
Namun, dia melihat optimisme pelaku industri otomotif roda empat mulai kembali. Karena itu, seharusnya penurunannya tak akan terlalu jauh dari realisasi tahun lalu.
”Awalnya, Pak Yohannes (Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, Red) mengatakan bahwa penjualan tahun ini bisa turun ke level 800 ribu. Tapi, dalam beberapa bulan terakhir sepertinya kembali naik. Harapan kami setidaknya bisalah capai 920 ribu,” ungkapnya dalam pembukaan GIIAS Surabaya di Grand City Convex kemarin (28/8).
Yohannes pun menanggapi permintaan tersebut. Menurut dia, proyeksi penjualan 2024 yang awalnya ditarget 1,1 juta dirasa bakal anjlok menjadi 800 ribuan melihat kinerja penjualan selama semester satu yang buruk. Penurunannya menembus 20 persen.
Namun, catatan penjualan Juli membuat penjualan mobil selama tahun berjalan hanya turun 17 persen. Hal itu membuatnya sadar bahwa proyeksi penjualan bisa lebih tinggi. ”Kita usaha mati-matian lah agar penurunannya tak terlalu besar,” katanya.
Soal faktor yang bisa mendorong pemulihan penjualan, dia tak menampik salah satunya kendaraan elektrifikasi. Contoh saja, penjualan mobil listrik murni alias full electric vehicle pada 2022 hanya mencapai 10 ribu unit. ”Penjualan hingga Mei tahun ini saja sudah mencapai 31 ribu. Semakin banyak brand yang menawarkan kendaraan teknologi tersebut. Tak lupa, hybrid juga mendapatkan respons yang luar biasa dari konsumen,” paparnya.
Sementara itu, Direktur Honda Surabaya Center Wendy Miharja menjelaskan, road map untuk transisi menuju teknologi elektrifikasi memang harus dilakukan. Pihaknya telah mempersiapkan diri untuk menjual produk mobil listrik murni pertama mereka tahun depan. Sebab, pihaknya melihat bahwa teknologi elektrifikasi disambut antusiasme tinggi.
Dia mencontohkan penjualan All New CR-V. Rupanya, 70 persen dari pembelian tersebut merupakan varian yang menggunakan teknologi hybrid.
’’Karena itu, kami sengaja membawa satu calon produk mobil listrik dan dua displai elektrifikasi. Misalnya, N-VAN EV Prototype,’’ ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan, GIIAS Surabaya akan mendorong ekonomi Surabaya dan sekitarnya. Dia menegaskan, dari Rp 21 triliun pendapatan negara Jatim, 16 persen berasal dari pajak kendaraan bermotor. Karena itu, dia berharap pelaku industri bisa terus mengembangkan ekosistem.
”Bukan hanya menaikkan, tapi juga memeratakan. Selama ini kebanyakan konsumsi kendaraan terjadi di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Malang. Harapan saya, penjualannya bisa merata ke daerah seperti Pulau Madura, Banyuwangi, atau Jember,” paparnya. (bil/c6/fal)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
