
Ilustrasi. BPKB
JawaPos.com - Memiliki kendaraan pribadi seperti mobil memang sangat penting untuk mendukung mobilitas sehari-hari. Sebagai warga negara yang baik, sudah menjadi kewajiban untuk melengkapi seluruh surat kendaraan, termasuk STNK dan BPKB. Jangan bodong alias tanpa surat-surat lengkap atau tidak ada sama sekali.
Ini penting diketahui. Sebab, baru-baru ini, topik terkait mobil bodong lagi jadi pembicaraan hangat warganet atau netizen di jagat maya. Sebabnya, kasus pengeroyokan yang menyebabkan hilangnya nyawa terjadi di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Usut punya usut, korban yang diketahui merupakan pemilik rental mobil berinisial BH, 52, itu tewas setelah dihajar massa lantaran dikira maling alias pencuri.
Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin mengatakan, kejadian itu bermula saat empat orang pemilik rental mobil, yakni BH, 52, warga Jakarta; SH, 38, warga Jakarta; KB, 50, warga Tegal; dan S, 30, warga Jakarta Timur pergi ke Pati.
Mereka ke Pati dengan maksud untuk mengambil mobil rental milik BH yang disewa seseorang. Mereka mendeteksi mobil rental itu berada di wilayah Sukolilo, Pati. Sesampai di lokasi tersebut akhirnya mobil rental itu berhasil ditemukan.
Keempat pemilik mobil rental itu bermaksud membawa pulang asetnya dengan menggunakan kunci cadangan yang dibawa. Namun, saat pemilik rental mobil itu tengah berusaha membawa mobilnya, ada warga yang melihat dan menduga mereka adalah komplotan pencuri.
Warga pun langsung berteriak "maling" dengan menunjuk empat orang tersebut. Nahas, pemilik rental mobil itu malah dikeroyok hingga babak belur. Terungkap juga oleh trending di media sosial bahwa wilayah tersebut adalah sarang bandit, kasus penggelapan kendaraan dan merupakan markas jual-beli mobil bodong.
Belajar dari kasus itu, disarankan untuk tidak membeli mobil bodong. Kenapa? Mobil bekas yang dijual tanpa kelengkapan surat baik, seperti BPKB atau STNK merupakan biang dari segala masalah bagi pembeli.
Termasuk juga membeli mobil dengan istilah "STNK Only". Jangan. Jangan coba-coba. Mengapa bisa begitu? Sebab BPKB memang wajib dimiliki oleh setiap pemilik sah kendaraan bermotor. Tidak mungkin pemilik sah tak memiliki BPKB, karena surat itu pasti diberikan setiap proses pembelian kendaraan bermotor, termasuk mobil bekas.
Jika memang tertarik untuk membeli mobil bekas, tapi memiliki keterangan STNK only, lebiha baik dihindari saja. Alasan utamanya adalah BPKB termasuk sebagai bukti kepemilikan dan terhitung surat berharga.
Menyetujui pembelian mobil bekas tanpa BPKB berarti Anda kehilangan bukti sah sebagai pemilik mobil tersebut. Apalagi jika pemilik lamanya berdalih bahwa berkas kepemilikan hilang dan malas mengurus surat kehilangan berkasnya, padahal mengurusnya saat ini sangat mudah, sama seperti cara mengurus STNK hilang.
Bisa jadi di kemudian hari Anda mendapatkan masalah akibat tidak adanya BPKB mobil bekas yang dibeli. Pastinya malah semakin menyulitkan dan merugikan Anda. Oleh karena itu, hindari melakukan pembelian mobil bekas dengan deskripsi STNK only.
Begitu juga dengan mobil bodong atau mobil tanpa surat-surat sama sekali. Membeli jenis kendaraan tersebut, baik mobil atau motor, Anda juga bisa dianggap sebagai penadah barang curian. Siap-siap potensi masalah menanti Anda di depan mata.
Membeli kendaraan hasil curian dapat dikenakan Pasal 480 KUHP tentang Penadah Hasil Curian dengan ancaman 4 tahun penjara. Jadi, jangan coba-coba membeli mobil bodong.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
