Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Mei 2024 | 23.14 WIB

Padahal Sepele, Penyakit di Avanza-Xenia Ini Sering Banget Bikin Pusing Pemilik

Ilustrasi: Sensor ECT. (Suzuki).

JawaPos.com - Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia merupakan mobil kembaran. Duet keduanya sudah ada sejak awal 2004 silam dan sejauh ini masih jadi salah satu mobil paling laris di pasaran.
 
Mengingat Avanza dan Xenia kembaran, masalah keduanya juga mirip-mirip. Salah satu penyakit yang sering dikeluhkan adalah sensor ECT bermasalah.
 
Rusaknya sensor ECT pada Avanza dan Xenia sebetulnya sepele. Hanya saja, karena komponennya kecil dan tidak terlihat, kerusakan sensor ECT di Avanza-Xenia sering bikin pusing tujuh keliling para pemilik mobil tersebut.
 
 
Keluhan penyakit sensor ECT di Avanza-Xenia juga banyak dibicarakan di forum dan grup-grup Facebook. Masalah ini juga sering dibahas di video YouTube dengan banyak mekanik yang memberikan tutorial.
 
Sensor ECT adalah komponen pada mesin mobil berupa thermistor type NTC (Negative Temperature Coefisien). Sensor yang satu ini dikenal juga dengan istilah sensor WTS atau Water Temperature Sensor.
 
Letak dari ECT ada di blok mesin atau di bagian bawah rumah thermostat. Ketika kinerja mobil tidak bisa maksimal atau bahkan mesin mati akibat overheat, itu artinya sensor mulai mengalami masalah. 
 
 
Gejala sensor ECT rusak ini bisa ditandai dengan aktivitas mencurigakan lainnya pada mobil. Misalnya, kipas radiator atau electric fan masih menyala padahal mesin mobil atau kontak sudah dimatikan.
 
Ini lantaran sensor mengirim atau membaca sinyal palsu. Suhu ruangan dianggap sebagai suhu panas sehingga akhirnya mengirim sinyal menyala ke kipas radiator. Bisa bikin aki tekor.
 
 
Lampu indikator mesin (check engine) pada mobil juga bisa menyala karena kerusakan sensor ECT ini. Selain itu, bisa juga mesin overheat karena kipas pendingin (cooling fan) menerima sinyal palsu dan tidak berputar walau mesin dalam kondisi panas.
 
Kalau sudah rusak, bisa langsung dilakukan penggantian. Sensor ini tidak bisa diservis atau "diakali". Harus langsung diganti. Harganya juga nggak mahal, hanya perlu beberapa lembar uang Rp 100 ribuan saja.
 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore