Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 Desember 2019 | 01.08 WIB

IIMS Motobike Expo 2019 Ajang Pamer Inovasi Sepeda Motor Listrik

AHM IIMS - Image

AHM IIMS

JawaPos.com - IIMS Motobike Expo 2019 hadir untuk menyambangi pencinta kendaraan roda dua di tanah air lewat suguhan produk roda dua dari berbagai produsen ternama. Rudi MF, Project Officer IIMS Motobike Expo 2019 dari Dyandra Promosindo mengatakan, animo exhibitor selaku pemegang merek kendaraan roda dua terhadap event pameran relatif tinggi. Terbukti dengan bertambahnya jumlah exhibitor yang bergabung dalam pameran.

“Awalnya hanya 10 perusahaan pemegang merek roda dua yang akan ikut dalam pameran. Namun, mendekati hari pelaksanaan pameran, ada dua perusahaan yang menyatakan ikut pameran. Ini membuktikan kalau mereka antusias terhadap penyelenggaraan IIMS Motobike Expo 2019,” kata Rudi.

IIMS Motobike Exbo 2019 telah dibuka pada Jumat (29/11). Pameran ini akan berlangsung hingga Minggu (1/12). Selain pabrikan roda dua, sejumlah perusahaan yang terkait dengan elektrifikasi kendaraan juga hadir. Salah satunya PLN.

Kehadiran PLN di ajang IIMS Motobike Expo 2019, menurut I Made Suprateka, EVP Corporate Communication & CSR PLN, merupakan kanal edukasi kepada masyarakat. Edukasi tersebut dalam bentuk mengajak masyarakat mulai beralih ke green energy. Ada pun green energy yang diusung PLN adalah konsep EcoMoving yang merupakan turunan dari Electrical Life Style yaitu berkendaraan listrik, salah satunya adalah motor listrik.

“IIMS Motobike Expo 2019 merupakan ajang yang tepat untuk mengedukasikan konsep EcoMoving pada kendaraan roda dua,” jelas Made Suprateka.

PLN memajang motor listrik dalam pameran tersebut, mendampingi sebelas merek motor lainnya seperti Benelli, BMW Motorrad Indonesia, Cleveland, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Peugeot Scooter, Piaggio, Vespa, Selis, dan merek Yamaha. Hampir semua peserta menampilkan kendaraan roda dua konvensional.

Beberapa peserta hadir dengan memamerkan kendaraan listrik seperti PT Juara Bike, produsen sepeda listrik merek Selis, konsisten dengan menampilkan tipe motor listrik. Ini sejalan dengan core business Juara Bike yang menggarap market kendaraan roda dua listrik. Motor listrik ini memiliki beberapa varian, seperti Selis Merak, Selis Jalak, Selis Elang, dan Selis Garuda. Motor listrik ini ini dapat melaju hingga 80 km/jam dengan jarak tempuh 70 km lebih untuk sekali pengisian baterai.

Sementara Honda, tidak kalah pamor dengan menampilkan PCX Electric dan PCX Hybrid, di samping tipe kendaraan roda dua konvensional lainnya. “Saat ini kami sudah memproduksi motor listrik Honda PCX Electric di pabrik PT Astra Honda Motor yang berlokasi di Sunter. Motor ini tahap awal kami sewakan ke korporasi. Beberapa company sudah sempat pakai seperti Gojek dan Grab,” papar Ahmad Muhibuddin, General Manager Corporate Comunications PT Astra Honda Motor.

Pengunjung dapat melihat langsung PCX Electric dan PCX Hybrid. “Keduanya adalah motor ramah lingkungan dan berteknologi tinggi. Ini yang kami tampilkan di ajang IIMS Motobike Expo 2019, di samping kendaraan roda dua Honda lainnya,” paparnya lagi. Honda PCX Hybrid tergolong skutik premium karena harganya relatif mahal lantaran motor listrik ini memiliki dua sumber tenaga, yakni internal combustion engine 150cc dan mesin listrik.

Photo

Sejumlah sepeda motor yang dipamerkan di IIMS Motobike Expo 2019 (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), pemegang merek Yamaha dan menjadi produsen otomotif besar di tanah air menampilkan kendaraan konvensional yang didukung teknologi terbaru, di antaranya Yamaha NMAX, Matic NMAX, dan tipe motor sport MT 25. Yamaha tidak menampilkan kendaraan motor listrik karena belum produksi, meski di Jepang motor listrik Yamaha sudah hadir. “Kalau saat ini Yamaha Indonesia tidak memproduksi motor listrik,” tegas Antonius Widiantoro, Manager Public Relations PT YIMM.

Secara teknologi, Yamaha sebenarnya sudah memiliki teknologi untuk kendaraan listrik. Bahkan pada saat Tokyo Motor Show di Jepang bulan Oktober 2019, Yamaha memperkenalkan produk dan teknologi EV terbaru yaitu E01 dan E02. Di Indonesia sendiri, kata Antonius, sejak dua tahun lalu, Yamaha telah melakukan ujicoba E-Vino, dan menjadi bahan untuk evaluasi internal.

“Dari sisi histori, bicara kendaraan listrik, Yamaha Coorporation di Jepang sejak 1993 sudah mulai membuat sepeda listrik, yaitu Yamaha PAS (Power Assist System), dan penjualannya pun meningkat di seluruh dunia,” lanjutnya. Tahun 2002 Yamaha mengeluarkan motor listrik yaitu Yamaha Passol. Selanjutnya merilis generasi motor-motor listrik terbaru seperti EC-02, EC-03, Passol-L dan E-Vino, namun bukan di pasar Indonesia.

Meski pemerintah mengajak pabrikan otomotif memproduk kendaraan listrik dan hybrid dengan memberikan sejumlah insentif, namun hal ini belum sepenuhnya dapat terwujud. Salah satu kendala adalah pasar kendaraan listrik, khususnya roda dua. “Pasarnya belum terbangun. Ini masih tahap edukasi,” ungkap Muhibuddin.

Lebih jauh, Rudi MF menjelaskan perhelatan IIMS Motobike Expo 2019 diharapkan dapat menggaet banyak pengunjung sehingga dapat mendongkrak jumlah transaksi. Menurut Rudi, event ini merupakan perhelatan akbar yang melibatkan para pemegang merek kendaraan roda dua dan pelaku industri aksesoris yang ada di tanah air. Mereka menginformasikan berbagai produk terbaik, maupun teknologi terbaru kepada masyarakat selama berlangsung pameran.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore