Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Oktober 2019 | 06.07 WIB

Kurang Laku, Produksi Motor Listrik Harley Davidson LiveWire Disetop

Foto: Ilustrasi: Pabrik Harley-Davidson di Amerika Serikat. (RideApart). - Image

Foto: Ilustrasi: Pabrik Harley-Davidson di Amerika Serikat. (RideApart).

JawaPos.com - Produsen sepeda motor asal Amerika Serikat (AS) Harley Davidson belum lama ini mendominasi pemberitaan setelah meluncurkan motor listrik LiveWire. Kini yang terbaru, motor tersebut dikabarkan kurang laku di pasaran karena terlalu mahal. Pada akhirnya, pihak Harley Davidson mengumumkan motor tersebut berhenti diproduksi.

Sebagaimana dikutip JawaPos.com dari RideApart, Rabu (16/10), sebelumnya dilaporkan bahwa produk premium yang dimaksudkan untuk menarik kalangan muda itu gagal memenuhi harapan. Akibatnya, dalam siaran pers yang diterbitkan pada hari Senin (14/10) lalu, produksi LiveWire telah dihentikan.

Usut punya usut, kurang lakunya tipe tersebut ternyata bukan karena harganya yang mahal. Namun, lebih disebabkan oleh kesalahan dalam kontrol kualitas. Ya, karena faktor teknis tersebut Harley Davidson menghentikan sementara produksi dan pengiriman unit LiveWire-nya.

Harley Davidson tidak menjelaskan secara rinci masalah teknis yang dialami LiveWire sampai-sampai harus menghentikan proses produksinya. Namun menurut The Wall Street Journal, masalah tersebut tampaknya terkait dengan mekanisme pengisian daya motor listrik tersebut.

Pengiriman model baru yang diharapkan akan dimulai pada Agustus kini telah ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut. Seperti dikatakan analis James Hardiman kepada Bloomberg, perusahaan mmenahan LiveWire untuk memastikan kendaraan tersebut menjadi sempurna.

Perusahaan saat ini sedang menyelidiki masalah tersebut dan menjalankan tes lebih lanjut. Belum diketahui kapan produksi dan pengiriman akan dilanjutkan kembali. Pastinya saat ini investigasi berjalan dengan baik.

Sebagai informasi, Harley Davidson LiveWire dijual dengan harga yang tak murah. Sepeda motor listrik tersebut ditawarkan dengan harga USD 29.799 atau setara dengan Rp 427 jutaan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore