Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 03.02 WIB

Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik, Investasi Capai Rp 180 Triliun

Presiden Prabowo Subianto melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan 11 proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10). (Antara) - Image

Presiden Prabowo Subianto melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan 11 proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10). (Antara)

JawaPos.com - Indonesia mulai memasuki tahap baru dalam pengembangan industri kendaraan listrik dengan diluncurkannya ekspor perdana baterai kendaraan listrik dari kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Peluncuran tersebut dilakukan Presiden Prabowo Subianto bersamaan dengan dimulainya 11 proyek industri dengan total nilai investasi mencapai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 180 triliun.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dari kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Selain ekspor baterai kendaraan listrik, pemerintah juga meresmikan empat proyek industri yang telah memasuki tahap komersial serta melakukan peletakan batu pertama untuk tujuh proyek industri baru.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini saya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan empat proyek industri yang memasuki tahap komersial,” kata Prabowo, dilansir dari Antara, Kamis (8/10).

Peluncuran ditandai dengan penekanan sirene oleh Presiden Prabowo bersama sejumlah pejabat pemerintah dan pimpinan perusahaan yang terlibat dalam proyek tersebut.

Empat Proyek Masuk Tahap Komersial

Empat proyek yang mulai memasuki tahap komersial terdiri dari Blue Sparking Energy, REPT Battero Indonesia, Pioneer Aluminium Industries, dan XCMG Indonesia Manufacturing.

Keempat proyek tersebut memiliki nilai investasi gabungan sekitar 3,4 miliar dolar AS atau Rp 60 triliun. Kehadiran fasilitas industri tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem industri di kawasan IWIP, termasuk sektor yang berkaitan dengan kendaraan listrik dan rantai pasoknya.

Tujuh Proyek Baru Mulai Dibangun

Selain meresmikan proyek yang sudah masuk tahap komersial, pemerintah juga mencanangkan pembangunan tujuh proyek industri baru di kawasan IWIP.

Ketujuh proyek tersebut yakni Guangqing Nickel Cobalt, Eno Prima Material, Tinci Materials Indonesia, Weda Bay Aluminium, Bintang Karya Aluminium, Flat Solar Energy Indonesia, dan Guangqing Motor Indonesia.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore