
Presiden Prabowo Subianto usai menyaksikan penyerahan uang lebih dari Rp 13,24 triliun dari Kejagung kepada Negara pada Selasa (6/10). (Tangkapan Layar YouTube Setpres).
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan uang lebih dari Rp 13,24 triliun hasil kerja Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Selasa (6/10). Serah terima dari Kejagung kepada negara dilakukan di antara tumpukan uang triliunan rupiah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyampaikan bahwa uang sebanyak itu berasal dari beberapa tindakan. Pihaknya mempertanggungjawabkan hasil kerja Satgas PKH secara transparan. Semua dilakukan untuk kepentingan negara dan bangsa.
”Kami menegaskan komitmen setiap hasil penertiban kawasan hutan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan untuk kepentingan negara,” tegasnya.
Secara terperinci, uang yang diserahkan oleh Kejagung kepada kas negara Rp 13.241.335.681.910,13. Uang sebanyak itu bersumber dari penagihan denda administratif bidang kehutanan Rp 3.475.738.523.741,13, PNBP Kejagung dari tindak pidana khusus Rp 1.535.750.234.271,00, dan penerimaan pajak atas wajib pajak tindak lanjut Satgas PKH Rp 8.229.846.923.898.
Tidak hanya penyerahan uang belasan triliun rupiah, juga dilakukan penyerahan kawasan hutan tahap VII seluas 259.230,73 hektare. Rinciannya Sektor Perkebunan 140.762,04 hektare diserahkan kepada Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk dikelola Agrinas Palma Nusantara.
Selain itu ada juga lahan yang diserahkan dari sektor Konservasi dan Hutan Lindung dengan luas total mencapai 118.256,74 hektare. Kemenhut diminta melakukan reforestasi pada lahan tersebut. Terakhir lahan dari sektor pertambangan seluas 211,95 hektare.
”Capaian tersebut adalah wujud nyata kehadiran negara menjaga kekayaan alam dan komitmen penegakan hukum bagi kemakmuran rakyat,” jelasnya.
Selain Presiden Prabowo, jaksa agung, menteri kehutanan (menhut), dan menteri keuangan (menkeu), turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kepala BPKP Yusuf Muhammad Yusuf Ateh.
Tampak pula beberapa menteri koordinator (menko) seperti Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto serta Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia. Mereka menyaksikan serah terima uang lebih dari Rp 13,24 triliun rupiah tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022