
Ilustrasi oara pengendara sepeda motor yang sedang antre mengisi bensin di SPBU Ciliwung, Kota Malang. (Radar Malang)
JawaPos.com - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pemilik motor,
Motor yang biasanya irit bisa saja menjadi lebih boros tanpa disadari karena kebiasaan berkendara dan perawatan yang kurang tepat.
Masalahnya, sejumlah kebiasaan tersebut sering dianggap sepele sehingga terus dilakukan setiap hari. Padahal, cara membuka gas, membawa beban, hingga kondisi ban dan mesin dapat ikut memengaruhi efisiensi bahan bakar motor.
1. Sering Membuka Gas dan Mengerem secara Mendadak
Kebiasaan memutar gas secara agresif kemudian mengerem mendadak membuat mesin bekerja lebih keras. Pola berkendara seperti ini juga membuat kecepatan motor tidak stabil sehingga konsumsi BBM bisa menjadi kurang efisien.
Sebisa mungkin, buka gas secara bertahap dan pertahankan kecepatan sesuai kondisi jalan. Selain membantu menghemat BBM, cara berkendara yang lebih halus juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022