Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 September 2026 | 18.37 WIB

Muse Meta Jadi Aplikasi Gratis Terlaris, Mark Zuckerberg Kembali Membidik Platform Digital Baru

Mark Zuckerberg, CEO Meta, mengembangkan Muse sebagai agen AI yang berpotensi menjadi pintu masuk baru bagi aktivitas digital (Business Insider) - Image

Mark Zuckerberg, CEO Meta, mengembangkan Muse sebagai agen AI yang berpotensi menjadi pintu masuk baru bagi aktivitas digital (Business Insider)

JawaPos.com - Meta kembali mengejar ambisi lama Mark Zuckerberg untuk membangun platform teknologi yang menjadi pintu masuk utama aktivitas digital. Kali ini, senjatanya bukan jejaring sosial, realitas virtual, atau kacamata pintar, melainkan Muse, agen kecerdasan buatan (AI) personal yang dapat menjalankan berbagai tugas daring atas nama pengguna.

Muse langsung mencatat momentum besar. Aplikasi itu menempati posisi teratas App Store dan pada Senin (21/9) dan masih menjadi aplikasi gratis yang paling banyak diunduh, mengungguli ChatGPT. Saham Meta juga melonjak 11 persen pada hari yang sama, mendekati rekor yang dicapai musim panas lalu. Pergerakan itu menunjukkan besarnya perhatian pasar terhadap peluang Muse menjadi penghubung baru antara konsumen dan bisnis.

Dilansir dari Business Insider, Selasa (22/9/2026), peluang itu berangkat dari kemungkinan Muse menjadi cara utama pengguna menyelesaikan aktivitas daring. Jika jutaan orang mengandalkannya untuk berbelanja, memesan perjalanan, mengatur janji, membandingkan produk, hingga mengelola langganan, perusahaan akan memiliki alasan kuat untuk memastikan layanan mereka tersedia melalui Muse.

Bagi Zuckerberg, arah ini melanjutkan pencarian platform yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Meta telah menghabiskan puluhan miliar dolar untuk membangun platform komputasi berikutnya melalui realitas virtual dan kemudian kacamata pintar. Perubahan kebijakan Apple pada 2021 yang membatasi kemampuan Meta melacak pengguna lintas aplikasi juga memperlihatkan betapa besar kekuatan pemilik platform terhadap perusahaan yang bergantung padanya.

Kini Muse menawarkan jalur berbeda dengan membuka akses bagi pengembang melalui sistem connector. Layanan perjalanan dapat digunakan untuk memesan penerbangan, aplikasi kalender mengatur jadwal, sedangkan layanan surat elektronik dapat mengirim pesan. Pengembang mengajukan connector kepada Meta untuk diperiksa sebelum tersedia bagi pengguna. 

Meta menjelaskan, "Kami akan meninjau connector Anda berdasarkan persyaratan fungsional, keamanan, dan hukum, serta melakukan pengujian menyeluruh dari awal hingga akhir." Setelah disetujui, connector dapat ditemukan di Muse dan dipertimbangkan untuk penempatan unggulan.

Daya tarik ekosistem itu mulai terlihat dari keterlibatan Shopify dan Stripe. Shopify mengumumkan dukungan belanja melalui Muse menggunakan Shop Pay, sementara Stripe menyediakan teknologi pembayaran agar Muse dapat menyelesaikan transaksi di berbagai situs. 

Kerja sama tersebut menunjukkan bahwa agen AI mulai mengambil peran dalam perdagangan digital dengan menghubungkan pengguna, layanan, dan transaksi melalui satu platform. Modelnya sendiri menyerupai cara Google Search dan App Store Apple membangun kekuatan: menjadi titik awal ketika konsumen hendak mencari informasi atau menggunakan layanan. 

Pengusaha teknologi Greg Isenberg menilai, "Menjadi yang pertama bisa sama berharganya dengan menjadi yang pertama di App Store pada 2009." Menurutnya, "Setiap bisnis akan membutuhkan strategi agen, seperti setiap bisnis dulu membutuhkan strategi seluler." Dia bahkan melihat connector Muse berpotensi menjadi "daftar aplikasi baru", sementara API perusahaan dapat menjadi lebih penting daripada aplikasinya sendiri.

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore