
Logo WhatsApp. (Dok. The Guardian)
JawaPos.com - Meta akhirnya buka suara terkait banyaknya akun WhatsApp yang mendadak dinonaktifkan dan dikeluhkan pengguna. Perusahaan mengungkap, persoalan tersebut bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan dipicu kesalahan sistem yang berlangsung secara global.
Kepala Kebijakan Publik WhatsApp dan Messenger Asia Pasifik Esther Samboh menjelaskan, sistem WhatsApp memang dirancang untuk mendeteksi akun serta aktivitas yang dianggap melanggar ketentuan layanan. Namun, dalam proses tersebut terjadi kekeliruan yang membuat sejumlah akun ikut terkena penonaktifan meski seharusnya tidak.
“Dalam melakukan proses penangkapan akun-akun yang tidak baik ini kemudian sistem kami melakukan kesalahan,” ujar Esther usai bertemu dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di Jakarta Pusat, Rabu (26/08).
Baca Juga:Polda Metro Jaya Berikan Layanan Penyampaian Aspirasi Agar Nyaman dan Tertib Bagi Seluruh Aktivitas
Esther mengatakan, WhatsApp telah mengambil langkah mitigasi setelah mengetahui adanya kesalahan tersebut. Perusahaan berupaya mengidentifikasi akun yang terdampak dan mengembalikan akses pengguna.
“Secara cepat sistem dan mitigasi sudah dilakukan untuk mengembalikan akun-akun yang kami melakukan kesalahan dalam memblokir akun-akun ini,” katanya.
Menurut Esther, masalah tersebut tidak berkaitan dengan kebijakan yang secara khusus menyasar pengguna WhatsApp di Indonesia. Kesalahan pada sistem justru terjadi di berbagai wilayah secara global.
“Hal ini terjadi secara global, jadi tidak ada upaya secara terkoordinasi untuk Indonesia. Ini memang kesalahan sistem yang terjadi secara global dan tidak ada upaya untuk menarget Indonesia,” ujarnya.
WhatsApp memastikan proses pemulihan terhadap akun yang terdampak masih berlangsung. Akun yang dinonaktifkan akibat kesalahan sistem akan ditangani melalui langkah mitigasi yang telah dilakukan perusahaan.
“Ini memang kesalahan sistem yang langsung dimitigasi dan dengan demikian kami langsung berupaya untuk unban atau mengembalikan akun ke masyarakat kembali,” kata Esther.
Esther juga meminta pengguna yang akunnya masih belum kembali untuk memanfaatkan fitur banding yang tersedia di dalam aplikasi WhatsApp. Mekanisme tersebut dapat digunakan untuk meminta perusahaan meninjau kembali penonaktifan akun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022