Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 September 2026 | 00.07 WIB

BMW iX5 Hydrogen Makin Dekat ke Produksi Massal, Jarak Tempuh Capai 750 Km

BMW iX5 Hydrogen. (Istimewa) - Image

BMW iX5 Hydrogen. (Istimewa)

JawaPos.com - BMW iX5 Hydrogen SUV berbasis teknologi fuel cell tersebut kini menjalani pengujian di kondisi berkendara nyata. Bersamaan dengan persiapan BMW untuk memproduksi sistem fuel cell generasi ketiga dalam skala lebih besar.

BMW terus mengembangkan teknologi hidrogen sebagai salah satu alternatif selain kendaraan listrik berbasis baterai. Langkah terbaru dilakukan melalui BMW iX5 Hydrogen, SUV fuel cell yang kini semakin dekat menuju tahap produksi massal.

Prototype iX5 Hydrogen tengah diuji dalam berbagai kondisi berkendara untuk menyempurnakan kinerja sistem secara keseluruhan. Pengujian mencakup integrasi antara fuel cell, motor listrik, baterai tegangan tinggi, tangki hidrogen hingga sistem pengendalian kendaraan.

Tahapan tersebut menjadi penting karena BMW tidak hanya mengejar efisiensi energi, tetapi juga ingin mempertahankan karakter berkendara yang menjadi ciri khas produknya.

Meski menggunakan hidrogen sebagai sumber energi, BMW tidak ingin performa iX5 Hydrogen tertinggal dari SUV listrik berbasis baterai.
BMW menargetkan akselerasi 0-100 km per jam dalam waktu kurang dari lima detik. Sistem pengereman regeneratif juga terus dikembangkan untuk mengembalikan energi ke baterai sekaligus meningkatkan efisiensi selama kendaraan digunakan.

Teknologi fuel cell bekerja dengan menghasilkan listrik melalui reaksi hidrogen dan oksigen. Energi tersebut kemudian digunakan untuk menggerakkan motor listrik, sehingga karakter penggeraknya tetap menyerupai kendaraan listrik.

Produksi Fuel Cell Mulai Dipersiapkan

Seiring pengujian kendaraan berlangsung, BMW juga mulai mempersiapkan sisi produksinya. BMW Hydrogen Competence Centre di Munich telah memasuki tahap perakitan lanjutan untuk sistem fuel cell generasi ketiga. 

Sementara itu, BMW Group Plant Steyr di Austria mulai memasang perlengkapan yang dibutuhkan untuk produksi sistem fuel cell dalam volume lebih besar.

Sistem fuel cell generasi ketiga ini dikembangkan BMW melalui kolaborasi dengan Toyota. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan mengembangkan teknologi hidrogen untuk kendaraan masa depan.

Bagi BMW, pengembangan iX5 Hydrogen menunjukkan bahwa strategi elektrifikasi perusahaan tidak hanya berfokus pada baterai. Teknologi fuel cell tetap dipertimbangkan, terutama untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang membutuhkan waktu pengisian energi relatif singkat.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore