Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Mei 2026 | 20.42 WIB

Sony Konfirmasi Pengembangan PlayStation 6 di Tengah Penjualan PS5 yang Merosot

Sony PS5 Pro. - Image

Sony PS5 Pro.

JawaPos.com - Sony memastikan pengembangan PlayStation 6 terus berlanjut di tengah tekanan yang masih membayangi bisnis PlayStation 5. Konsol generasi terbaru itu disebut menjadi bagian penting strategi jangka panjang perusahaan untuk mempertahankan dominasi di industri game global.

Seperti dilansir dari Gizmochina, meski proses pengembangan PS6 masih berjalan, Sony mengakui investasi besar untuk riset, pengembangan chip, dan perangkat keras baru akan terus memengaruhi profit perusahaan dalam waktu dekat.

Presiden dan CEO Sony, Hiroki Totoki, mengatakan biaya produksi yang meningkat menjadi salah satu tantangan utama yang saat ini dihadapi bisnis PlayStation.

Tekanan tersebut juga terlihat pada performa penjualan PS5. Pada kuartal yang berakhir 31 Maret 2026, Sony hanya mampu menjual 1,5 juta unit PS5, turun tajam dibandingkan 2,8 juta unit pada periode yang sama tahun lalu atau merosot lebih dari 46 persen secara tahunan.

Sepanjang tahun fiskal, penjualan PS5 ikut turun dari 18 juta unit pada FY2024 menjadi 16,5 juta unit pada FY2025. Secara total, konsol tersebut memang telah mencatat 93,7 juta unit penjualan global, namun pencapaiannya masih tertinggal dibanding PlayStation 4 pada fase umur produk yang sama.

Kenaikan harga konsol disebut ikut memengaruhi minat pasar. Saat pertama dirilis pada 2020, PS5 Digital Edition dibanderol 399 dolar AS atau sekitar Rp6,5 juta, sementara versi Disc dijual 499 dolar AS atau sekitar Rp8,1 juta. Kini, harga PS5 Digital Edition telah naik menjadi sekitar 599 dolar AS atau Rp9,8 juta dan model Disc mencapai 649 dolar AS atau sekitar Rp10,6 juta.

Sony menyebut lonjakan biaya chip memori dan komponen menjadi penyebab utama kenaikan harga tersebut. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada penjualan perangkat keras, tetapi juga memukul pendapatan dari perangkat lunak, layanan berlangganan PlayStation, hingga aksesori gaming.

Walau menghadapi perlambatan penjualan, Sony menegaskan belum berencana menaikkan harga PS5 lagi. Perusahaan memilih mempertahankan struktur harga saat ini sambil berharap momentum baru dari peluncuran Grand Theft Auto VI pada November mendatang dapat mendongkrak pertumbuhan laba bisnis game mereka

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore