
Petugas memeriksa mobil listrik BYD impor di IPCC Terminal Kendaraan, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (16/9/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Industri mobil listrik China mulai menunjukkan tanda-tanda tekanan serius. Tiga raksasa otomotif, BYD, Geely, dan Chery kompak melaporkan penurunan laba tajam pada kuartal pertama 2026.
Ironisnya, kondisi ini terjadi tak lama setelah pemerintah mulai mengurangi insentif kendaraan listrik yang selama ini menjadi “bahan bakar” pertumbuhan pasar EV di Negeri Tirai Bambu.
Seperti dilansir dari South China Morning Post (SCMP), kondisi ini mencerminkan tekanan di pasar domestik setelah berkurangnya insentif pembelian kendaraan.
Geely yang berbasis di Hangzhou, produsen mobil terbesar kedua di Tiongkok setelah BYD, mengungkapkan bahwa laba bersih periode Januari–Maret turun 27 persen secara tahunan menjadi 4,17 miliar CNY (sekitar USD 610 juta).
Penurunan ini terjadi meski pendapatan kuartal pertama justru naik 15 persen menjadi 83,8 miliar CNY, rekor tertinggi untuk periode tersebut berkat pertumbuhan ekspor dan peningkatan penjualan model kelas atas.
“Volume penjualan di pasar domestik belum pulih setelah penghapusan insentif pajak pembelian,” kata Gui Shengyue, CEO dan direktur eksekutif Geely.
Sebelumnya, pembeli kendaraan listrik (EV) di Tiongkok menikmati pembebasan pajak penjualan sebesar 10 persen. Kini mereka dikenakan pajak 5 persen, yang akan kembali ke tarif penuh 10 persen pada 2028.
Geely juga menyebut kerugian nilai tukar sebagai salah satu faktor utama penurunan laba, sementara total penjualan hanya naik tipis 1 persen menjadi 700.940 unit.
Sehari sebelumnya, BYD dan Chery juga melaporkan pelemahan kinerja. Laba BYD anjlok 55 persen menjadi 4,09 miliar CNY, disertai penurunan pendapatan sebesar 11,8 persen, sehingga posisinya sebagai perusahaan paling menguntungkan pun tergeser.
Sementara itu, Chery mencatat penurunan laba bersih 10 persen menjadi 4,17 miliar yuan, dengan pendapatan turun 3,4 persen, tanpa penjelasan rinci.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
