JawaPos.com - India diketahui merupakan salah satu basis produksi penting bagi iPhone. Raksasa teknologi asal Cupertino, California, Amerika Serikat (AS) itu kini tercatat memiliki tiga pabrikan kontrak di India yakni Foxconn, Pegatron, dan Wistron.
Sekarang, menurut perusahaan riset TrendForce, Tata Group, nama yang dikenal sebagai salah satu perusahaan otomotif lokal India dikabarkan akan menjadi produsen kontrak keempat Apple. Hal ini setelah mengakuisisi pabrik Wistron perusahaan Taiwan di India Selatan.
Apple saat ini memiliki tiga produsen kontrak di India yaitu Foxconn, Pegatron, dan Luxshare. Foxconn adalah salah satu produsen kontrak tertua perusahaan.
Perusahaan Taiwan Wistron akan menghentikan operasinya di India setelah Tata Group mengambil alih pabrik manufakturnya di Karnataka. Kini, konglomerat asal India tersebut dikabarkan telah mengakuisisi lini produksi Wistron di negara tersebut dan menandai keluarnya Wistron dari bisnis perakitan iPhone di India.
Sesuai laporan tersebut pula, diketahui Tata Group telah menerima pesanan untuk model iPhone 15 dan 15 Plus generasi berikutnya yang akan diluncurkan akhir tahun ini. Ini menandakan bahwa India akan menjadi gelombang pertama pengapalan seri iPhone baru.
Firma riset tersebut juga menyatakan bahwa konglomerat India itu akan mendapatkan sebagian kecil dari produksi iPhone 15 dan 15 Plus. Wistron hanya akan merakit lima persen dari kedua model iPhone tersebut.
Foxconn dan Luxshare masing-masing akan merakit 70 dan 25 persen dari varian biasa. Luxshare dan Pegatron dikatakan mendapatkan masing-masing 60 dan 35 persen pesanan perakitan dari varian Plus.
Sedangkan untuk model iPhone 15 Pro, Foxconn akan mendapatkan 70 persen dari pesanan perakitan Pro dan Pro Max. Pegatron akan mendapatkan sisa 30 persen bagian dari yang pertama sedangkan yang terakhir akan diambil alih oleh Luxshare.
Trendforce juga mengatakan bahwa sesuai pola Apple, pemasok baru menerima pesanan lebih kecil untuk model kelas bawah. Ini bisa menjadi langkah percontohan dan jika semuanya berjalan dengan baik, Tata Group bisa mendapatkan persentase manufaktur unit iPhone yang lebih tinggi tahun depan.
India adalah pasar smartphone terbesar kedua. Apple telah memproduksi iPhone secara lokal di negara tersebut sejak 2017 dan juga meningkatkan upaya manufakturnya.
Perusahaan juga telah menyaksikan pertumbuhan di India. Raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungannya pada Tiongkok karena berbagai alasan dengan mengalihkan fasilitas produksinya ke negara lain.