Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Mei 2023 | 16.33 WIB

4 Raksasa Otomotif Roda Dua, Sepakat Kembangkan Kendaraan Hidrogen

Empat pabrikan raksasa sepeda motor di Jepang mengumumkan rencana baru melakukan kerja sama mengembangkan mesin sepeda motor bertenaga hidrogen - Image

Empat pabrikan raksasa sepeda motor di Jepang mengumumkan rencana baru melakukan kerja sama mengembangkan mesin sepeda motor bertenaga hidrogen

JawaPos.com - Pemanfaatan sumber tenaga hidrogen untuk kendaraan bermotor terus dilakukan para pabrikan otomotih. Belum lama ini empat pabrikan raksasa sepeda motor di Jepang mengumumkan rencana baru melakukan kerja sama mengembangkan mesin sepeda motor bertenaga hidrogen.

Keempat pabrikan tersebut adalah Honda, Kawasaki, Suzuki, dan Yamaha membentuk HySE (Hydrogen Small Mobility and Engine Technology). Selain empat produsen sepeda motor terbesar di Jepang, Kawasaki Heavy Industries Limited dan Toyota Motor Corporation juga akan bergabung dengan HySE sebagai anggota khusus.

Belakangan ini industri otomotif terus mencari energi alternatif untuk mengurangi emisi karbon di masa mendatang. Kendaraan listrik dinilai masih belum efektif dalam menciptakan lingkungan yang bersih.

Pemilihan hidrogen sebagai salah satu alternatif karena menggunakan mesin yang sudah ada, tidak seperti kendaraan listrik. "Hidrogen adalah jenis energi bersih generasi mendatang yang memiliki potensi besar," kata Presiden Yamaha Yoshihiro Hidaka.

Walaupun HySE akan berfokus pada mesin sepeda motor, mereka juga berencana untuk mengembangkan mesin bertenaga hidrogen lainnya untuk kebutuhan mobilitas kecil.

Anggota yang bergabung akan mempunyai tugas masing masing yang telah disepakati. Memang dibutuhkan beberapa tahun agar bisa mengemas tenaga hidrogen dengan baik, dan siap digunakan oleh khalayak umum.

Penelitian tentang mesin bertenaga hidrogen dilakukan oleh Honda, Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki Motors. Sedangkan untuk studi tentang sistem pengisian bahan bakar hidrogen ditugaskan kepada Yamaha. Sementara Kawasaki Motors mempunyai tugas melakukan studi tentang sistem pasokan bahan bakar.

Honda bertugas mengembangkan model apapun, Suzuki akan menguji kinerja dan keandalan mesin saat dikembangkan. Sementara Yamaha akan memiliki tugas untuk membuat cara yang aman untuk membawa dan mengisi bahan bakar mesin hidrogen.

Menurut rencana yang telah disusun oleh HySE saat ini, Honda akan memimpin upaya untuk meneliti pengembangan model mesin bertenaga hidrogen.

"Kami berharap kegiatan asosiasi dapat memajukan penelitian fundamental untuk menjawa tantangan tersebut. Kami berkomitmen untuk upaya ini dengan misi melestarikan penggunaan mesin pembakaran internal, yang melambangkan upaya lama yang telah diinvestasikan oleh para pendahulu kami," papar Kenji Komatsu, calon Ketua HySE.

Emisi tidak hanya berasal dari knalpot namun emisi berasal dari semua tahap produksi dan mengocok beberapa angka di spreadsheet tidak secara ajaib membuat emisi tersebut hilang. [Sumber: Honda, Kyodo News, Rideapart]

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore