Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Mei 2023 | 03.00 WIB

Apple Larang Karyawannya Gunakan ChatGPT Karena Masalah Privasi

Ilustrasi: Apple larang karyawannya gunakan ChatGPT karena tak ingin kebobolan seperti Samsung. (Times of India).


JawaPos.com -
Apple terkenal karena melindungi proyeknya dan mengharapkan kerahasiaan dari para pekerjanya. Sekarang, menurut The Wall Street Journal, raksasa teknologi itu khawatir tentang kemungkinan karyawannya secara tidak sengaja membocorkan data paten miliknya saat menggunakan ChatGPT.

Untuk mencegah skenario berbahaya itu terjadi, Apple dilaporkan telah membatasi penggunaan ChatGPT dan alat AI (Artificial Intelligence) lainnya, seperti Copilot GitHub yang dapat melengkapi kode secara otomatis. The Journal juga mengatakan bahwa Apple sedang mengerjakan model bahasa besar miliknya sendiri.

Langkah Apple ini mengikuti Samsung sebelumnya. Pada awal April, The Economist Korea melaporkan bahwa tiga karyawan Samsung secara tidak sadar berbagi informasi rahasia dengan ChatGPT.

Rupanya, seorang karyawan meminta chatbot untuk memeriksa kesalahan kode sumber database, sementara yang lain memintanya untuk mengoptimalkan kode. Karyawan ketiga dilaporkan mengunggah rekaman rapat ke chatbot dan memintanya untuk menulis risalah.

Tidak jelas bagaimana Apple membatasi penggunaan alat AI generatif dan apakah itu melarang penggunaannya sepenuhnya. Tetapi dalam kasus Samsung, perusahaan membatasi panjang permintaan ChatGPT karyawan menjadi satu kilobyte atau 1024 karakter teks.

Model bahasa besar seperti OpenAI diketahui akan menjadi lebih baik dengan semakin banyak orang menggunakannya, karena interaksi pengguna dikirim kembali ke pengembang untuk pelatihan lebih lanjut.

Syarat dan ketentuan ChatGPT, misalnya, menyatakan bahwa percakapan "dapat ditinjau oleh pelatih AI-nya untuk meningkatkan sistem mereka." Untuk perusahaan rahasia seperti Apple, membatasi penggunaannya bukanlah hal yang mengejutkan.

OpenAI sendiri memperkenalkan pengaturan kontrol privasi baru pada bulan April yang memungkinkan pengguna untuk mematikan riwayat obrolan mereka sehingga percakapan mereka tidak dapat digunakan untuk pelatihan.

Perusahaan membuatnya tersedia setelah harus menarik ChatGPT selama beberapa jam karena bug yang menunjukkan riwayat obrolan orang lain kepada pengguna.

Tidak banyak yang diketahui tentang proyek LLM atau proyek bahasa besar Apple saat ini, jika memang ada, tetapi semua upaya AI-nya berada di bawah pengawasan John Giannandrea. Sosok tersebut diketahui pernah memimpin tim pencarian dan AI Google.

Raksasa teknologi itu juga telah mengakuisisi sejumlah startup AI selama beberapa tahun terakhir. Ketika ditanya tentang AI dalam sebuah wawancara baru-baru ini, bos Apple, Tim Cook mengisyaratkan bahwa raksasa teknologi itu mengambil pendekatan yang hati-hati.

"Saya pikir sangat penting untuk berhati-hati dan bijaksana dalam cara Anda mendekati hal-hal ini," kata Tim Cook saat itu.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore