
Ilustrasi: Merek Korea ingin masyarakat kenal teknologi AI dari kegiatan yang paling dekat dengan mereka terlebih dahulu.
JawaPos.com - Saat ini sedang hits topik mengenai AI atau Artificial Intelligence (AI) di kalangan yang memperhatikan tren teknologi. AI atau Kecerdasan Buatan ini juga semakin banyak diimplementasikan untuk memudahkan keseharian kita.
Di Indonesia sendiri, salah satu nama perusahaan teknologi yakni LG sebetulnya sudah cukup lama hadir dengan menawarkan solusi tersebut. Melalui ekosistem ThinQ, tanpa disadari LG telah memulai tren AI di dalam negeri bahkan dimulai dari level elektronik konsumen seperti AC, kulkas, TV dan bahkan mesin cuci.
Berdasarkan catatan JawaPos.com, ekosistem Kecerdasan Buatan LG hadir di Indonesia sejak enam tahun lalu. Saat itu, LG masih ikut bersaing ketat di industri smartphone sebelum akhirnya pergi dari pasar ponsel pintar dalam negeri.
Lenka Peruba, Product Marketing Washing Machine for LG Electronics Indonesia menjelaskan, melihat tren AI saat ini, LG merasa senang sudah memulainya lebih dulu. Saat masyarakat sekarang lebih mengenal AI, diharapkan hal ini bisa memudahkan LG dalam integrasi AI di perangkat-perangkat selanjutnya.
"AI penting bagi LG, dengan kemudahan dan integrasi melalui smartphone, hal ini jadi bisa memudahkan konsumen dalam kehidupan sehari-harinya. Di LG, kita sudah lama menghadirkan AI di beberapa perangkat LG seperti di mesin cuci, dan ini akan terus kita perluas," ujar Lenka kepada JawaPos.com di Jakarta, Jumat (7/4).
Spesifik untuk perangkat mesin cuci, LG membenamkan AI untuk beberapa fungsi. Misalnya, mesin cuci LG yang dibekali fitur Kecerdasan Buatan bisa melakukan fungsi dan pengaturan jarak jauh lewat koneksi internet rumah dan smartphone pengguna. Fitur lainnya juga banyak.
"Dengan AI misalnya, mesin cuci kita bisa mengingat lebih dari 20.000 program pencucian. Apa yang dicuci, bahannya apa, jenis detergennya seperti apa, beratnya berapa, semua bisa dikenali dan disesuaikan, jadi pengguna tidak perlu repot melakukan pengaturan manual," imbuh Lenka.
Kemudian, jika AI sudah bekerja dan mendeteksi pakaian misalnya, teknologi canggih itu bisa melakukan eksekusi pencucian sesuai kategori yang telah ditemu-kenali tadi. Mesin akan mencuci sesuai perintah dan input dari sistem.
"Kalau sudah dikenali, dieksekusi oleh mode pencucian yang berbeda-beda. Oh, ini bahannya jeans, mencucinya seperti ini. Kalau bahannya katun, wool atau sutera lain lagi, begitu seterusnya," kata Lenka melanjutkan.
Meski sudah tidak jualan smartphone, AI LG bisa didapat di ekosistem TninQ yang sekarang sudah tersedia di iOS dan Android. Jadi walaupun LG sudah nggak punya perangkat ponsel pintar, ekosistem AI LG bisa tetap dipakai masyarakat lewat aplikasi LG ThinQ yang tersedia di toko aplikasi Google dan iOS.
Dalam kesempatan tersebut, LG juga memastikan akan menghadirkan perangkat-perangkat berteknologi AI ke level yang lebih ramah konsumen. Selain mesin cuci, AC LG juga diketahui memiliki teknologi AI, pun dengan kulkas yang dimiliki.
LG juga baru-baru ini mengumumkan resminya pemasaran LG WashTower secara luas bagi pasar dalam negeri. Sebagai informasi, LG WashTower adalah mesin pencuci pakaian cerdas dan hemat tempat dengan mesin cuci dan pengering pakaian diletakkan bertumpuk.
"Dengan bentuk unik bertumpuk dan dukungan Kecerdasan Buatan, kehadiran solusi pencucian pakaian ini menjadikannya yang pertama hadir di Indonesia dari jenisnya,” ujar Lee, Tae-Jin President of LG Electronics Indonesia melalui acara yang sama.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
