
Ilustrasi Apple bersiap dalam perlombaan terkait AI.
JawaPos.com–Apple dikabarkan bersiap membeli startup AI dengan teknologi privasi canggih untuk mendukung Apple Vision Pro. CEO Apple Tim Cook memastikan bahwa mereka siap merilis platform kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) baru.
Sumber menunjukkan Apple berencana mengakuisisi Brighter AI, sebuah startup AI Jerman spesialis dalam menganonimkan data wajah dan pelat nomor. Apple menggunakan akuisisi itu untuk meningkatkan fitur privasi di Apple Vision Pro kepada 9to5Mac.
Apple mungkin mempertimbangkan teknologi Brighter AI untuk meminimalkan risiko Apple Vision Pro menangkap informasi identitas dalam video atau foto yang diambil di depan umum.
Dikutip via GSMArena, hal itu merupakan langkah penting untuk melindungi privasi pengguna. Di era modern yang didorong AI, tidak mengherankan jika mungkin ada solusi yang lebih baik dan elegan.
Teknologi Deep Natural Anonymization 2.0 milik startup AI Jerman Brighter AI menjanjikan anonimitas wajah dan data melalui modifikasi AI pada gambar, bukan pemburaman. Hal tersebut menghasilkan tampilan gambar akhir yang jauh lebih alami.
Berdasar sumber industri, Apple dalam penawaran rencana mengakuisisi Brighter AI dan menggunakan teknologinya. Headset Vision Pro VR/AR mungkin menjadi yang pertama memanfaatkan teknologi itu.
Sekilas keputusan yang agak membingungkan, namun tampaknya Apple khawatir Vision Pro menimbulkan masalah privasi tertentu. Apple yakin akan lebih mudah mengambil video dan gambar secara diam-diam dengan Vision Pro.
Mengambil rekaman dengan iPhone biasanya tidak melibatkan masalah itu. Namun, Apple Vision Pro mungkin menimbulkan masalah karena dapat merekam video dengan lebih diam-diam dibandingkan ponsel pintar.
Teknologi itu juga dapat bermanfaat bagi perangkat masa depan yang membuat pengambilan foto dan video menjadi semakin tidak terlihat. Vision Pro menyertakan isyarat visual halus di panel depan saat mengambil media.
Apple sudah menggunakan teknologi untuk memburamkan wajah dan pelat nomor pada citra Apple Maps. Menurut kebijakan pengumpulan gambar Apple untuk Maps, perusahaan menerapkan teknologi pemburaman gambar sebelum mempublikasikan gambar apa pun untuk melindungi privasi individu yang diambil selama proses pemetaan.
Bagaimanapun, teknologi anonimisasi AI seperti itu terdengar cukup keren dan berguna dalam banyak hal selain Vision Pro. Jika tidak ada yang lain, Apple dapat menggunakannya untuk menghilangkan blur gambar peta dan membuatnya lebih enak untuk dilihat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
