
Motorola Razr Ultra 2026 (Forbes)
JawaPos.com - Motorola mulai menggeser arah persaingan industri ponsel lipat global setelah meluncurkan Razr Ultra 2026 dengan teknologi baterai silikon-karbon, inovasi yang membuat perusahaan tersebut melangkahi Apple, Samsung, dan Google di pasar Amerika Serikat.
Teknologi baru ini memungkinkan kapasitas daya lebih besar tanpa menambah ketebalan perangkat, isu yang selama ini menjadi tantangan utama industri smartphone lipat premium.
Dilansir dari Forbes, Jumat (8/5/2026), Motorola menjadi produsen pertama yang membawa baterai silikon-karbon ke perangkat arus utama yang dipasarkan melalui operator besar di Amerika Serikat. Laporan Forbes menyebut bahwa Apple dan Samsung masih bertahan menggunakan baterai lithium-ion konvensional yang dinilai stabil, tetapi memiliki keterbatasan dalam kepadatan energi.
"Perusahaan-perusahaan tersebut tetap menggunakan baterai lithium-ion tradisional yang memang andal, tetapi tidak mampu menghadirkan kapasitas daya besar dalam ruang sekecil teknologi silikon-karbon," tulis Forbes.
Dalam keterangan resminya, Motorola menyatakan, "Berkat teknologi silikon-karbon revolusioner, pengguna mendapatkan daya tahan baterai lebih lama tanpa membuat ponsel lebih tebal," demikian pernyataan Motorola.
Razr Ultra 2026 kini dibekali baterai 5.000mAh, meningkat dari 4.700mAh pada generasi sebelumnya. Namun, dimensi perangkat tetap sama dengan model 2025 dan bobotnya bertahan di angka 199 gram. Motorola juga memperluas teknologi tersebut ke Razr Fold, perangkat lipat bergaya buku yang dapat berubah menjadi tablet mini.
Dalam perkembangan lainnya, media teknologi Android Authority menilai Razr Fold bahkan lebih impresif dibanding Razr Ultra 2026. "Motorola Razr Fold juga menggunakan baterai silikon-karbon, dan mungkin justru lebih mengesankan dibanding Razr Ultra 2026. Moto Fold membawa baterai silikon-karbon 6.000mAh dalam perangkat lipat dengan ketebalan hanya 9,89 milimeter," tulis media tersebut.
Jika dibandingkan dengan kompetitor, kapasitas tersebut melampaui para pesaing di segmen ponsel lipat premium. Samsung Galaxy Z Fold7 hanya menggunakan baterai 4.400mAh, sedangkan Google Pixel 10 Pro Fold berada di level 5.015mAh.
Selain meningkatkan kapasitas daya, Motorola juga memperbarui teknologi pengisian cepat. Razr Ultra 2026 kini mendukung pengisian kabel 80W dan pengisian nirkabel 50W, meningkat dari generasi sebelumnya yang hanya mendukung 68W dan 30W.
Meski menjadi sorotan utama, Motorola tidak menerapkan teknologi silikon-karbon pada seluruh lini produknya. Razr+ dan Razr reguler masih menggunakan baterai konvensional. Razr+ kini memiliki baterai 4.500mAh dan menggunakan pelindung Gorilla Glass Victus, sementara Razr reguler memperoleh peningkatan baterai menjadi 4.800mAh dengan prosesor MediaTek Dimensity 7450X. Namun, kapasitas penyimpanannya justru turun dari 256GB menjadi 128GB.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
