Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Januari 2024 | 20.32 WIB

Aplikasi Berita Artifact Milik Pendiri Instagram Resmi Berhenti Beroperasi, Hal Ini Jadi Alasannya

Artifact, Aplikasi yang Digunakan Sebagai Layanan Membaca Berita yang Berbasis AI berhenti beroperasi./Artifact

JawaPos.com – Salah satu aplikasi yang menyediakan berita bagi penggunanya yakni Artifact, yang dikembangkan oleh pendiri Instagram umumkan kabar kurang menyenangkan.

Dilansir dari The Verge, aplikasi yang dikembangkan oleh 2 pendiri Instagram yakni Kevin Systrom dan Mike Krieger tersebut harus berhenti beroperasi kurang dari setahun setelah diperkenalkan.

“Kami telah mengembangkan aplikasi yang disukai oleh pengguna tertentu, namun kami menyimpulkan bahwa aplikasi ini gagal mencapai target pasar saat ini,” Tulis CEO Artifact yang juga pendiri Instagram, Kevin Systrom pada laman Medium.

Ia mengatakan rasa bangga dalam mengerjakan aplikasi tersebut bersama delapan orang lainnya. Selain itu rasa kebahagiaannya bertambah setelah Artifact mendapat penghargaan dari Google Play Store.

Aplikasi tersebut mendapat penghargaan sebagai essensial app of the year atau aplikasi penting bagi pengguna di toko aplikasi milik Google itu.

Systrom juga menjelaskan bahwa dirinya lebih baik menghentikan operasional aplikasi rintisan (start up) tersebut lebih awal daripada memaksakan diri untuk menjalankannya terus menerus.

“Aku melakukan ini demi kebaikan dari seluruh anggota tim yang berkontribusi dalam mengembangkan aplikasi ini,” tulisnya.

Dalam pernyataan tersebut, CEO dari Artifact tersebut juga mengatakan mereka akan mulai mematikan fitur post dan comments setelah pengumuman tersebut dirilis.

“Pengguna masih dapat melihat kiriman mereka pada halaman profil pribadi, namun pengguna sudah tak bisa kirimkan komentar dan mengunggah post baru,” Jelasnya.

Pria berusia 40 tahun tersebut juga mengatakan bahwa saat ini konten-konten berita sedang dalam masa yang kurang menyenangkan.

“Saat ini media harus menghadapi kenyataan pahit. Banyak media lokal ditutup hingga media-media besar yang bersitegang dengan pengembang teknologi lainnya,” ungkap mereka.

“Kami berharap suatu hari nanti media berbasis berita dan informasi akan mampu memanfaatkan teknologi yang sudah ada saat ini, terutama teknologi berbasis Artificial intelligence (AI),” ujar Systrom.

Apa Itu Artifact?

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore