JawaPos.com - Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi semakin populer belakangan ini dan kemajuan tentang teknologi tersebut juga terus terdengar. Namun, sebagian besar berita tentang perkembangan AI terkait dengan ChatGPT.
Mengikuti tren tersebut, pada awal Februari lalu, Google juga telah mengumumkan teknologi percakapan berbasis AI baru yang disebut Bard. Kini, beberapa bulan setelah pertama diumumkan, Google terus memperkaya kemampuan dan fitur Bard.
Terbaru, Jack Krawczyk, Sr. Director, Product Management Bard menjelaskan, Google Bard saat ini makin canggih. Keingintahuan dan imajinasi adalah daya penggerak kreativitas.
Baik itu pada anak-anak yang menciptakan permainan sendiri, sekelompok teman yang menyusun rencana travelling mereka berikutnya, maupun seorang entrepreneur yang mengembangkan ide bisnis baru. Kemampuan membayangkan kemungkinan yang belum pernah ada merupakan salah satu karakteristik paling alami manusia.
"Itulah alasan kami menciptakan Bard: untuk membantu Anda menjelajahi keingintahuan, mengembangkan imajinasi, dan akhirnya mewujudkan ide — tidak hanya dengan menjawab pertanyaan Anda, tetapi juga membantu Anda melangkah maju," jelas Jack melalui keterangannya, dikutip Jumat (14/7).
Dia melanjutkan, Bard dirancang sebagai antarmuka LLM atau Large Language Model yang memungkinkan pengguna untuk berkolaborasi dengan AI generatif. Ini mengacu pada informasi dari web untuk memberikan tanggapan baik dan berkualitas tinggi.
"Anda dapat menggunakan Bard untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat ide, dan membangkitkan rasa ingin tahu. Anda dapat meminta Bard untuk memberi kiat untuk mencapai tujuan membaca lebih banyak buku tahun ini, menjelaskan fisika kuantum dalam istilah sederhana, atau memicu kreativitas dengan membuat kerangka entri blog," lanjut Jack.
Pada Mei, Google memindahkan Bard ke PaLM 2, LLM yang jauh lebih mumpuni dan telah memungkinkan banyak peningkatan terbaru termasuk keterampilan matematika dan penalaran tingkat lanjut serta kemampuan coding. Dalam beberapa minggu terakhir, coding telah menjadi salah satu hal paling populer yang dilakukan orang dengan Bard.
Kemudian, Google juga mengumumkan sebuah pengembangan terbesar Bard sejauh ini, yang sudah tersedia di sebagian besar wilayah dunia dan dalam sebagian besar bahasa yang banyak digunakan. Selain itu, Google juga meluncurkan fitur-fitur baru untuk membantu Anda menyesuaikan pengalaman dengan lebih baik, meningkatkan kreativitas, dan melakukan lebih banyak hal.
"Mulai hari ini, Anda dapat berkolaborasi dengan Bard dalam lebih dari 40 bahasa, termasuk Arab, Mandarin, Jerman, Hindi, dan Spanyol juga Indonesia. Anda sekarang juga dapat mengakses Bard di lebih banyak tempat, termasuk Brasil dan Eropa," lanjut Jack menerangkan.
Sebagai informasi sebagai bagian dari pendekatan yang diklaim berani dan bertanggung jawab terhadap AI, Google telah secara proaktif melibatkan para pakar, pembuat kebijakan, dan regulator dalam ekspansi ini. Selanjutnya, dalam menghadirkan Bard secara bertahap di lebih banyak wilayah dan bahasa, Google akan terus menggunakan Prinsip AI mereka sebagai panduan, mempertimbangkan masukan dari pengguna, dan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi privasi dan data orang-orang.