Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Juli 2023 | 16.38 WIB

Tak Mau Kalah dengan Google dan ChatGPT, Elon Musk Kembangkan xAI

Ilustrasi artificial intelligence xAI Elon Musk, Pixabay/Pexels - Image

Ilustrasi artificial intelligence xAI Elon Musk, Pixabay/Pexels

JawaPos.com - Setelah ramai kabar tentang Artificial Intelligence (AI) dari raksasa teknologi Google dan ChatGPT, pemilik Twitter Elon Musk mengumumkan pengembangan AI miliknya, yang dinamakan xAI.

Kecerdasan buatan xAI dari Elon Musk seperti sebuah paradoks. Sebab beberapa kali dirinya mengungkapkan bahwa AI adalah sesuatu yang sangat powerful sekaligus berbahaya.
Melalui akun Twitter @elonmusk Rabu (12/7), ia mengabarkan tengah melakukan pembuatan dan pengembangan xAI.
 
"Announcing formation of @xAI to understand reality (Mengumumkan pembentukan @xAI untuk memahami realitas)," tulis Elon Musk.
 
 
Hal ini juga menunjukkan bahwa Musk belum puas meski ia sudah memiliki berbagai perusahaan teknologi. Mulai dari mobil Tesla, perusahaan peluncuran roket SpaceX, hingga media sosial Twitter. Kabarnya, startup xAI ini juga dipimpin langsung olehnya.
 
Menurutnya, sistem xAI akan dibekali dengan rasa ingin tahu yang sangat besar, lebih aman, dan dapat menjawab pertanyaan berdasarkan permintaan.
 
 
Tidak tanggung-tanggung, tim yang bekerja sama dalam xAI berasal dari perusahaan raksasa seperti Microsoft dan Google. Beberapa di antaranya ada Igor Babuschkin, mantan insinyur Google DeepMind; Tony Wu dan Christian Szegedy yang notabene masih bekerja di Google; serta Greg Yang dari Microsoft.
 
"Saya pikir (xAI) ini akan menjadi pro-kemanusiaan dari sudut pandang bahwa kemanusiaan akan jauh lebih menarik daripada bukan-kemanusiaan," ungkap Elon Musk dikutip dari Reuters.
 
 
Musk sebetulnya ikut terlibat dan memiliki kontribusi dalam pembuatan ChatGPT pada 2015 silam. Namun, ia memutuskan untuk mengundurkan diri pada 2018.
 
Berbekal pengalaman dalam dunia teknologi, khususnya kecerdasan buatan ini, Musk berani meramal apa yang akan terjadi pada perkembangan AI beberapa tahun kemudian.
 
Menurutnya, dalam jangka waktu lima atau enam tahun lagi, kecerdasan buatan super yang lebih pintar dari manusia akan muncul.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore