
Ilustrasi: Aplikasi TikTok
JawaPos.com - TikTok, platform media sosial populer asal Tiongkok sekali lagi disorot Amerika Serikat (AS). Hal ini setelah Senator Richard Blumenthal dan Marsha Blackburn menuduh perusahaan menyesatkan Kongres terkait penyimpanan dan pembagian data pengguna.
Dilansir dari PhoneArena, dalam surat tertanggal 6 Juni lalu, anggota parlemen menuntut jawaban atas serangkaian pertanyaan terkait praktik data TikTok. Mereka menyoroti kekhawatiran tentang penyimpanan informasi sensitif dan keterlibatan server yang berbasis di Tiongkok.
Tuduhan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang privasi pengguna, keamanan nasional, dan transparansi perusahaan. Para Senator juga telah menyusun daftar 14 pertanyaan yang harus dijawab TikTok sebelum 16 Juni.
Senator Blumenthal dan Blackburn mengungkapkan keprihatinan mereka tentang tanggapan TikTok yang berulang kali menyesatkan atau tidak akurat terkait keselamatan pengguna dan keamanan nasional. Mereka merujuk pada laporan New York Times yang mengklaim bahwa data pengguna, termasuk SIM dan materi pelecehan seksual anak, dibagikan di dalam TikTok dan perusahaan induknya, ByteDance, melalui platform perpesanan internal yang disebut Lark.
Laporan tersebut selanjutnya menyatakan bahwa keseluruhan data pengguna di Lark dapat diakses oleh karyawan ByteDance, termasuk yang berbasis di Tiongkok. Forbes juga menerbitkan artikel yang menuduh TikTok menyimpan informasi keuangan kreatir TikTok AS, termasuk informasi pajak dan nomor jaminan sosial di markas mereka.
Para Senator menunjukkan bahwa CEO dan karyawan TikTok sebelumnya telah memberikan kesaksian bahwa data pengguna disimpan di Amerika Serikat dan Singapura. Namun, pengungkapan dari laporan Times menunjukkan sebaliknya, menyebabkan kekhawatiran tentang keakuratan pernyataan sebelumnya yang dibuat oleh perwakilan TikTok.
Para Senator mempresentasikan daftar 14 pertanyaan yang mereka minta agar TikTok dijawab paling lambat 16 Juni. Pertanyaan-pertanyaan ini mencakup berbagai topik, seperti penyimpanan data pengguna di server Tiongkok, akses yang diberikan kepada karyawan yang berbasis di Tiongkok, klarifikasi kesaksian sebelumnya, keterlibatan TikTok dalam produk ByteDance lainnya, dan tindakan yang diambil untuk menyelidiki berbagi data dengan otoritas Tiongkok.
Tuduhan terhadap TikTok menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penanganan data pengguna. Pengguna mempercayakan platform dengan begitu banyak informasi pribadi mereka akhir-akhir ini, termasuk nomor kartu debit/kredit dan yang terpenting, kata sandi, dan sangat penting bagi perusahaan untuk sangat transparan tentang praktik data mereka.
Saat penyelidikan kongres terungkap, masih harus dilihat bagaimana TikTok akan menanggapi permintaan klarifikasi Senator dan apakah tindakan tambahan akan diambil untuk mengatasi masalah seputar privasi pengguna dan keamanan nasional.
Namun yang pasti, TikTok memang kerap disorot pihak AS. Trust issued dengan TikTok yang merupakan perusahaan dari Tiongkok tak kunjung mereda dan merupakan salah satu buntut dari perang dagang AS-Tiongkok yang sudah terjadi beberapa tahun ini.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
