Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2026 | 19.35 WIB

Long March Pembangunan

Endang Tirtana - Image

Endang Tirtana

Oleh: Endang Tirtana, pemerhati politik dan sosial

“Indonesia merdeka bukan tujuan akhir kita. Indonesia merdeka hanya syarat untuk bisa mencapai kebahagiaan dan kemakmuran rakyat.” — Mohammad Hatta

Kalimat Bung Hatta itu terasa semakin dalam ketika kita memasuki usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Sebab, kemerdekaan tidak pernah dimaksudkan sebagai garis akhir.

Kemerdekaan adalah pintu yang dibuka para pendiri bangsa agar rakyat Indonesia dapat berdiri dengan martabatnya sendiri, hidup lebih sejahtera, memperoleh kesempatan yang adil, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Karena itu, ukuran kemerdekaan tidak cukup hanya dilihat dari kemampuan sebuah bangsa mempertahankan kedaulatannya. Kemerdekaan juga harus terlihat dari kemampuan negara menyediakan pangan bagi rakyatnya, membuka lapangan pekerjaan, menghadirkan pendidikan yang layak, menyediakan layanan kesehatan, membangun industri, mengelola sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, serta memastikan negara hadir ketika rakyat membutuhkan.

Dalam konteks itulah, pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 14 Agustus 2026 menjadi penting untuk dibaca sebagai laporan perjalanan sebuah pemerintahan sekaligus gambaran arah besar pembangunan Indonesia.

Setelah 21 bulan memimpin pemerintahan, Presiden Prabowo menunjukkan sejumlah capaian yang menandai perubahan arah kebijakan nasional. Pemerintah menyampaikan berbagai kebijakan transformatif, percepatan swasembada pangan, peningkatan investasi, pembangunan dan revitalisasi sekolah, perluasan layanan sosial, hingga pembenahan badan usaha milik negara.

Tentu saja, sebuah pemerintahan tidak boleh dinilai hanya dari banyaknya kebijakan yang dibuat. Kebijakan pada akhirnya harus diuji melalui hasil. Apakah produksi pangan meningkat? Apakah investasi menciptakan pekerjaan? Apakah sekolah menjadi lebih layak? Apakah industri nasional semakin kuat? Dan yang paling penting, apakah kehidupan rakyat bergerak menuju keadaan yang lebih baik?

Kedaulatan Dimulai dari Pangan

Salah satu keberhasilan paling strategis pemerintahan Prabowo adalah percepatan agenda swasembada pangan. Pemerintah menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan strategis, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore