
Mantan Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay
JawaPos.com - Mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay setuju untuk dilakukan evaluasi terhadap pilkada langsung. Pasalnya, muncul biaya mahar politik yang sangat tinggi dari partai politik.
"Persoalan juga yang sangat menonjol yaitu persoalan politik uang. Hal ini menurut kami harus dibenahi," kata Hadar di kantor Formappi, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Minggu (24/11).
Hadar menyatakan, politik uang memang permasalahan yang terjadi pada proses Pilkada langsung yang memang harus dibenahi. Terlebih, jika proses Pilkada tidak dilakukan secara langsung, mahar politik pun tetap ada.
"Faktor politik uang itu bukan berarti tidak dibenahi, kita pastikan bahwa mereka bisa bekerja dengan baik memenuhi perannya," tegas Hadar.
Oleh karena itu, Hadar menyetujui jika ingin adanya evaluasi Pilkada. Maka harus didasari dengan data-data yang relevan.
"Kami setuju didasari dengan data-data, tetapi jangan melompat kesalahan ini karena pelaksanaannya (secara langsung)," pungkasnya.
Sebelumnya, wacana evaluasi Pilkada pertama kali diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Dia berharap adanya kajian indeks kedewasaan demokrasi pada tiap-tiap daerah terkait Pilkada langsung.
Tito mengatakan, hasil kajian indeks kedewasaan demokrasi itu akan menjadi opsi mekanisme pilkada dilakukan secara asimetris.
"Salah satunya sistem asimetris, sistem yang tadi disampaikan. Kalau asimetris berarti kita harus membuat indeks democratic maturity , yaitu kedewasaan demokrasi tiap daerah," kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
