JawaPos Radar

Charles Honoris: PDIP dan Jokowi Identik Jalankan Politik Wong Cilik

23/10/2018, 22:05 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Charles Honoris: PDIP dan Jokowi Identik Jalankan Politik Wong Cilik
Anggota DPR RI Fraksi PDIP Charles Honoris (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR Charles Honoris menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PDIP sehati dalam satu tarikan napas perjuangan untuk wong cilik. Hal ini dibuktikan dengan hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan PDIP sebagai partai yang diasosiasikan paling kuat dengan Jokowi di banding partai lain.


"Asosiasi yang tinggi ini bukan hanya karena publik tahu Presiden Jokowi adalah kader PDI Perjuangan, tetapi publik juga sepenuhnya menyadari kerja yang dilakukan Jokowi sebagai Presiden, juga adalah kerja beliau sebagai kader PDI Perjuangan yang mengemban tugas ideologis untuk mengangkat harkat martabat dan taraf kehidupan wong cilik," kata Charles yang juga Caleg DPR dari PDIP untuk Dapil  Jakarta III dalam keterangan tertulis, Selasa (23/10).

Kesuksesan sejumlah program prorakyat seperti Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Sejahtera dan sertifikasi tanah, dinilai bukti nyata bahwa Jokowi amanah dalam menjalankan mandat rakyat. Dengan demikian, PDIP bukan hanya asosiasi dari Jokowi, tetapi sudah identik dalam menjalankan kerja-kerja politik untuk wong cilik.

"Hasil survei yang menunjukkan PDI Perjuangan mendapat elektabilitas tertinggi (29,9 persen) di antara partai-partai lain, adalah buah buah dari kerja-kerja ideologis PDI Perjuangan dan Presiden Jokowi sebagai kadernya, yang mendulang banyak capaian dan prestasi, sehingga mendapat apresiasi tinggi dari publik," lanjutnya.

Dengan hasil itu, kader PDIP diminta tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, hasil survei ini justru akan menjadi pemacu kader-kader partai untuk turun ke bawah dan semakin bersemangat menyapa rakyat. "Karena hakikat berpolitik sejatinya adalah persatuan dengan rakyat," pungkasnya.

Informasi dihimpun, survei yang dilakukan dari tanggal 24 September sampai 5 Oktober 2018 menunjukkan, PDIP diasosiasikan paling kuat dengan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sementara Partai Gerindra dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hasil ini membuat elektoral kedua partai ikut terkerek naik.

Dari total 1.200 responden, 29,9 persen memilih PDIP. Dari total responden memilih PDIP, 95,6 persen di antaranya memilih Jokowi-Ma'ruf Amin. Metode survei berupa pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi. Tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,8 persen.

(srs/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up